Liga Inggris
Haaland & Lewandowski Masih Buntu, Chelsea Lirik Teman Setim David Alaba di Euro 2020
Chelsea kini tengah dirumorkan bakal mendatangkan striker gaek pada bursa transfer musim panas ini.
TRIBUNSOLO.COM - Chelsea kini tengah dirumorkan bakal mendatangkan striker gaek pada bursa transfer musim panas ini.
Deretan nama sekelas Erling Haalan dan Robert Lewandowski kini tengah diburu The Blues.
Di tengah keriuhan rumor itu, ada satu nama pemain yang juga santer dihubungkan dengan skuad asuhan Thomas Tuchel.
Ialah Sasa Kalajdzic, striker Stuttgart. Terlebih pemain Polandia tersebut saat ini membuka peluang hijrah ke klub lain musim panas ini.
Dilansir dari Goal.com, penampilan Kalajdzic cukup mentereng. Ia berhasil melesakan 17 gol bersama Stuttgart musim lalu.
Baca juga: Usai Cetak Gol Berkelas Lawan Chelsea, Guru Lionel Messi Ini Marah Hingga Hancurkan Kulkas
Baca juga: Chelsea Kehilangan Calon Kapten Masa Depan, Lewis Bate Menyebrang ke Pasukan Marcelo Bielsa
Itu dilakukannya sebelum bergabung dengan David Alaba cs membela timnas Polandia di Euro 2020.
"Tentu saja, saya membayangkan bisa memperpanjang kontrak saya (bersama Stuttgart), tapi itu harus sesuai. Itu bukan saya saja yang memutuskan," kata Kalajdzic.
Apabila penawaran Chelsea lebih menarik, Kalajdzic tidak menutup kemungkinan akan berlabuh ke Stamford Bridge.
"Sesuatu harus datang dengan (penawaran) yang cocok, dan itu akam kita lihat. Jika ada yang benar-benar membut saya terkesan, di mana saya ingin melakukannya, saya akan melakukannya," ucapnya.
Namun, untuk saat ini, Kalajdzic santai dan tengah fokus berlatih bersama Stuttgart.
"Saya santai. Saya tidak terlalu memikirkannya. Saya hanya di sini sekarang, bersenang-senang dengan teman-teman saya dan mencoba mempersiapkan setiap sesi latihan," ujarnya.
Hakim Ziyech ke AC Milan?
Sementara itu, perburuan Chelsea terhadap striker Borussia Dortmund, Erling Haaland belum usai.
The Blues masih menanti kepastian dan ketersediaan Dortmund melepas bintang muda Norwegia itu.
Sang pemain sepertinya juga galau membuat keputusan meski lebih cenderung memilih bertahan di Bundesliga Liga Jerman.
Namun, Chelsea merupakan klub Liga Inggris yang getol mendatangkan pemain dari Liga Jerman, terakhir seperti Timo Werner dan Kai Harvertz.
Baca juga: Tak Lagi Jadi Pemain Barcelona, Data Lionel Messi Dihapus dari Laman LaLiga Spanyol
Baca juga: 5 Tuduhan Mantan Pacar Legenda Manchester United, Giggs Diduga Lakukan Tindak Kriminal
Di tengah kesibukannya memburu Haaland, Chelsea patut waspada.
Pasalnya gelandang cerdasnya, Hakim Ziyech, menarik perhatian klub Serie A Liga Italia, AC Milan.
Mengutip dari football.london, AC Milan berminat terhadap jasa Ziyech ke depan.
Baca juga: Pemain Muda Persik Kediri Ini Bertekad Bawa Tim Raih Gelar Juara Liga 1
Baca juga: Diisukan Bergabung dengan Tim Montenegro, Flavio Beck Membantah
Saat ini AC Milan diklaim tengah melakukan pembicaraan untuk gelandang berusia 28 tahun itu.
Ziyech diketahui telah menjalani musim berat di Liga Inggris dan menorehkan hasil kurang maksimal dari seluruh penampilannya.
Ia dikabarkan sulit untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris.
Banyak dari penampilan Chelsea ia lewatkan dari bangku cadangan.
Namun, Ziyech juga berkontribusi dalam terjadinya gol penting Chelsea melawan Manchester City di Liga Premier dan Atletico Madrid di Liga Champions.
Demikian membantu tim Thomas Tuchel mencapai empat besar dan memenangkan trofi Liga Champions untuk kedua kalinya.
Sayangnya untuk Ziyech, dia tidak dipandang sebagai starter yang dijamin oleh Tucel ke depan.
Chelsea pun dilaporkan untuk menjual atau meminjamkan pemain mereka setelah laporan terbaru bahwa Rossoneri sedang mengincar pemain ketiga The Blues musim panas ini.
Adapun Fikayo Tomori dan Olivier Giroud telah meninggalkan klub untuk bergabung dengan tim Stefano Poli, dan ada klaim baru sekarang bahwa pemain Maroko itu bisa segera menyusul.
Tuttosport, via Sport Witness, mengklaim AC MIlan akan membuka kembali pembicaraan dengan Chelsea untuk Ziyech.
Ia dihargai 34,2 juta Euro oleh Transfermarkt.
Laporan itu menambahkan bahwa pemain berusia 28 tahun dipandang 'sangat populer' di antara raksasa Serie A.
Kepergian Ziyech dapat dilihat sebagai pukulan bagi Tuchel, terutama dengan fokus utama musim panas ini adalah memperkuat lini tengah dan lini depan.
Jika nomor 22 Chelsea akan pergi musim panas ini, Tuchel telah mengakui kesalahan di masa lalu sehubungan dengan bagaimana dia menggunakannya sejauh ini.
Baca juga: Bursa Transfer Harry Kane ke Man City, Tottenham Mati-matian Pertahankan Kapten Inggris
“Ini salah saya, ini adalah keputusan saya. Bagi Hakim dan beberapa pemain lain di sini adalah keputusan yang sulit untuk dibuat, itu adalah hal yang baik karena itu berarti kami memiliki kualitas."
“Ada beberapa keputusan untuk pemain lain yang berarti Hakim menderita saat ini, saya bisa mengerti jadi itu adalah tanggung jawab saya dalam hal ini bahwa dia tidak bisa menunjukkan lebih banyak."
“Ketika saya melihat ritme dan jadwal untuk hari-hari berikutnya, saya yakin kami akan membutuhkan semua pemain kami.”
Terlepas dari keengganannya untuk secara konsisten menggunakan Ziyech, manajer Chelsea memahami kualitas yang dia bawa ke timnya.
“Kadang-kadang, (seperti melawan) Porto di leg pertama, kami memiliki pendekatan yang berbeda di posisi setengah, kami ingin memiliki lebih banyak pelari,” jelas Tuchel setelah kemenangan perempat final leg pertama Liga Champions di Sevilla.
“Dan dia (Ziyech) lebih merupakan seorang dribbler, seorang pengumpan. Terkadang, keputusannya tidak pernah bersifat pribadi, itu untuk karakteristik yang berbeda dari para pemain."
“Dia (Ziyech) menunjukkan kepada saya bahwa dia siap ketika dia masuk dari bangku cadangan dan dari apa yang saya lihat dalam latihan.” (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sasa-kalajdzic.jpg)