Breaking News:

Viral

Tak Hanya Tutup Akses Jalan ke Rumah Tahfiz, Oknum DPRD Ini Juga Usir Para Tahfiz Pakai Parang

Selain berdiri di atas Fasum, pagar tembok itu juga menutup akses pintu belakang salah satu rumah Tahfidz Alquran.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
tribun-timur
Suasana penutupan fasum di Ance Dg Ngoyo, Masale, Panakkukang, makassar 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus penutupan jalan akses ke rumah Tahfidz Alquran viral di media sosial.

Diketahui aksi ini dilakukan oknum Legislator DPRD Kabupaten Pangkep.

Baca juga: Viral Akad Nikah Pengantin Positif Covid-19, Tetap Dilakukan Meski Terpaksa Menunggu di Gerbang

Kejadian ini terjadi Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Akibatnya warga resah dengan adanya pagar tembok yang berdiri di atas jalanan setapak atau fasilitas umum.

Pasalnya selain berdiri di atas Fasum, pagar tembok itu juga menutup akses pintu belakang salah satu rumah Tahfidz Alquran.

Begitu juga dengan pintu belakang salah satu rumah warga yang tepat di samping rumah Tahfidz.

Pelaku pemagaran atau yang membangun pagar tembok itu, adalah salah seorang warga bernama Amiruddin.

Amiruddin diketahui merupakan anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Muh Ilyas Kunta selaku ketua RT setempat mengaku sudah menerima keluhan warganya terkait penutupan fasum di salah satu gang, yang ada di Jl Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar.

"Pak Amir (H Amiruddin) yang tutup itu fasum, saya juga sudah lapor ke Pemkot mengenai persoalan ini," ujar Ilyas, Jumat (23/7/2021).

Pernah terjadi pengancaman.

Ketua LPM Masale, Faisal Suyuti menjelaskan beberapa insiden pengancaman dilakukan oleh Amiruddin kepada para Tahfiz agar tidak melintas di depan rumahnya.

"Pernah ada anak Tahfiz di usir parang, dari situ anak ini lapor ke polisi. (Polsek Panakkukang) karena trauma. Dia (Amir) tidak suka ini anak- anak beraktivitas depan rumahnya," ujarnya.

Kejadian ini pun membuat warga setempat kecewa dengan sikap Amiruddin dan sepakat untuk membongkar.

"Warga sudah mau bongkar itu tembok, cuman karena ini fasum, kami serahkan ke pihak kecamatan untuk mengambil solusi," Faisal menambahkan.

Ditambahkan Faisal, Amiruddin ini jarang menempati rumahnya di Jl Ance Dg Ngoyo, karena aktivitasnya banyak dihabiskan di Pangkep. 

H Amiruddin hingga saat ini belum dapat di konfirmasi. Wartawan Tribun Timur berupaya melakukan konfirmasi atas insiden tersebut.

Baca juga: Ana Riana Mundur sebagai Rinjani di Tukang Ojek Pengkolan, Terungkap Ini Pekerjaan Sang Suami

Sempat didatangi warga.

Sekelompok warga mendatangi rumah anggota DPRD Pangkep Amiruddin, Jumat (23/7/2021) malam.

Rumah Amiruddin berada di Jl Anca Dg Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kedatangan mereka meninjau tembok yang dibangun di atas jalan setapak depan rumah legislator PAN tersebut.

Pasalnya, tembok tersebut menutupi akses jalan pintu belakang Rumah Tahfidz dan satu rumah warga lainnya.

"Iya ada tadi lebih sepuluh orang datang, mereka meninjau tembok yang menutup pintu belakang rumah Tahfidz," kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Masale, Bripka Muh Rais dikonfirmasi via WhatsApp.

Kedatangan kelompok warga itu lanjut Muh Rais disambut Camat Panakkukang, Thahir Rasyid.

"Jadi tadi diberikan penjelasan oleh pak camat, jika mereka sudah menyurati setelah dibangun tembok," ujar Muh Rais.

Kedatangan kelompok warga berjalan lancar dan tertib.

"Alhamdulillah tadi semuanya berjalan lancar, tidak ada apa-apa karena sudah diberi penjelasan sama pak camat," tuturnya

Fakta di balik penutupan jalannya.

Penutupan fasum yang dilakukan Amiruddin sendiri, dengan cara membangun dinding tembok dengan tinggi sekitar 3 meter.

"Pak Danny (Wali Kota Makassar) juga sudah terima laporan kami, dan tembok itu harus di bongkar," Ujar Muh Ilyas Kunta, ketua RT setempat.

Baca juga: Viral Oknum Anggota DPRD Bangun Tembok Tutup Gang Akses Para Tahfiz, Begini Fakta Sebenarnya

Ia mengungkapkan, yang menjadi perhatian dan membuat warga setempat prihatin dengan adanya penutupan fasum ini, karena akses tersebut adalah akses para Tahfiz saat hendak menuju ke masjid.

"Jadi begini, bangunan yang di tutupi oleh temboknya pak Amir ini bukan rumah tinggal, tetapi rumah Tahfiz ( Rumah Tahfidz Nurul Jihad ), disana para anak yatim belajar agama. 

Di pintu belakang rumah itu juga aksesnya anak panti kalau mau ke masjid kasihan. Masa tidak ada rasa mendidikmu, apalagi kau seorang wakil rakyat," katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua LPM Masale, Faisal Suyuti.

Menurut Faisal, Amiruddin tidak suka jalan depan rumahnya dilalui para Tahfiz, meski pun tujuannya ke masjid.

"Tidak suka ini, dilalui depan rumahnya. Padahal itu fasum bukan miliknya," kata Faisal.

Baca juga: Viral Pria Pakai Daun Dijadikan Masker Agar Lolos Pos Penyekatan, Ternyata Begini Kisah di Baliknya

Jalan Buntu

Ketua RT menjelaskan, sebelum penutupan gang ini telah terjadi perselisihan antar warga dengan H Amiruddin.

Menurut dia, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini tidak suka jika ada pihak yang melintas di depan rumahnya.

Pasalnya, kondisi jalan yang di tutup itu terlihat buntu.

"Iya memang disitu buntu jalanannya, cuman rumah yang membelakangi gang itu juga punya pintu belakang. Jadi tidak bisa semena-mena tutup aksesnya orang, ini kan fasum," katanya.

(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved