Breaking News

Berita Sukoharjo Terbaru

Penampakan Rumah Terduga Teroris di Polokarto : Agustusan Masih Pasang Bendera Merah Putih

Inilah penampakan rumah terduga teroris berinisial F, warga Desa Mranggen, Sukoharjo, di depan rumah masih terpasang bendera merah putih

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
(TRIBUN LAMPUNG/Perdiansyah)
ILUSTRASI : Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melanjutkan pengejaran terduga teroris di Lampung. dua rumah kontrakan di Tanjung Seneng, Bandar Lampung, digerebek, Jumat (10/5/2013) pukul 14.30 WIB.Tujuh anggota Densus 88 bersenjata laras panjang dengan didampingi aparat Kepolisian Resor Bandar Lampung, menggerebek rumah kontrakan di Gang Damai dan Jalan Pulau Sari Perumahan Way Kandis Bandar Lampung, menurut pantauan dari lokasi penggerebekan tim Densus mengamankan satu buah kardus. 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang terduga teroris berinisial F, warga Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, ditangkap Densus 88.

Dia ditangkap di rumahnya, Jumat (13/8/2021) pagi.

Baca juga: Sosok Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88, Ternyata Baru 2 Minggu Datang di Polokarto Sukoharjo

Pengamatan TribunSolo.com di rumah F, sekilas rumah itu tak banyak beda dengan warga sekitar.

Rumah itu terlihat baru saja direnovasi.

Yang menarik, F masih memasang bendera merah putih di depan rumahnya.

Sama seperti warga lain, yang memasang bendera di bulan Agustus, bulan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut tetangga F yang enggan disebutkan namanya, dirinya kaget banyak polisi yang berada di Kampungnya.

"Dia (F) itu pendatang. Baru disini sekira dua minggu ini," katanya.

Meski pendatang, F baru saja membangun rumah yang ia tinggali bersama anak istrinya.

Dimata tetangganya, F dikenal sebagai sosok ramah, namun tertutup.

"Kalau lewat gitu, ya menyapa. Tapi orangnya tertutup," ujarnya.

"Saya tidak tau pekerjaannya apa. Dulunya aslinya darimana," tambahnya.

F terakhir terlihat oleh tetangganya saat salat subuh berjamaah di Masjid dekat rumahnya.

Sebelum Densus 88 datang ke rumahnya.

"Kami warga kaget dan tidak tau apa-apa. Karena memang orang tertutup," ujarnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved