Liga Champions

AC Milan Tergabung di Grup Neraka Bareng Liverpool, Stefano Pioli Akui Kesulitan

AC Milan kini tergabung di grup B bersama Liverpool, Stefano Pioli mengakui cukup kesulitan dengan hasil drawing tapi dirinya tak gentar.

Editor: Eka Fitriani
ETTORE GRIFFONI / LIVEMEDIA / DPPI VIA AFP
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli 

TRIBUNSOLO.COM - Usai undian penyisihan grup Liga Champions 2021/2022, Allenatore AC Milan, Stefano Pioli mengaku merasa sulit.

Drawing babak  telah rampung digelar di Istanbul, Turki, Kamis (26/8) malam WIB.

Liga Champions musim ini terbagi menjadi delapan grup (A-H), di mana masing-masing grup berisikan empat tim.

Satu di antara grup yang mendapat sematan 'neraka' adalah Grup B.

Baca juga: Hasil Undian Liga Champions 2021: Liverpool vs AC Milan, Partai Final Bersejarah Akan Terulang

Baca juga: Florentino Perez Ngaku Ditolak PSG dengan Kasar Saat Beri Tawaran Rp 2,7 Triliun untuk Mbappe

Hal tersebut karena mempertemukan para raksasa Eropa seperti Atletico Madrid, Liverpool, Porto dan AC Milan.

Pertemuan AC Milan dengan The Reds di fase grup langsung menjadi perhatian.

Pasalnya, kedua klub besar tersebut memiliki rekam jejak yang panjang di kompetisi Liga Champions.

Hal tersebut karena kedua tim dianggap musuh bebuyutan yang pernah saling berduel dalam dua partai final Liga Champions.

AC Milan dan Liverpool bertemu di final Liga Champions 2005 dan 2007.

Dilansir Planet Milan, Stefano Pioli mengaku cukup tertantang dengan hasil drawing tersebut.

"Jujur saja sangat sulit berada dengan klub seperti Liverpool, Porto dan Atletico," katanya.

Namun dirinya yakin AC Milan adalah klub besar dengan rekam jejak fantastis di Liga Champions.

"Kami adalah AC Milan, tak perlu berkecil hati, tim ini memiliki sejarah yang panjang," ujarnya.

Baca juga: Lepas Cengkraman Manchester City, Tottenham Naikan Gaji Harry Kane, Di Atas Rp 5 Milliar per pekan

Baca juga: Rumit! Juventus Hanya Ingin Barter Ronaldo dengan Gabriel Jesus, Pep Guardiola Bergeming

Dirinya juga tak ingin membuat presentase atau tebak-tebakan terkait peluang timnya lolos ke babak selanjutnya.

"Kami tak sabar untuk segera bertanding. Urusan untuk bisa lanjut atau tidak, kami tak ingin memikirkannya saat ini, kami akan bermain dulu," katanya.

AC Milan memang menjadi klub kedua tersukses dalam merengkuh trofi si Kuping Besar.

Rossoneri membukukan tujuh trofi Liga Champions, kalah enam raihan dari Real Madrid yang menjadi perengkuh terbanyak.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved