Berita Klaten Terbaru

Dicari : Pelaku Pelempar Batu Sasar Kaca Truk hingga Pecah, Selama 3 Hari Berturut-turut di Klaten

Teror menimpa sopir truk pembawa material di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/@Klaten24Jam
Viral video pelemparan batu ke kaca truk di Klaten, Sabtu (28/8/2021) dini hari. 

Lanjut, ia menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah pandemi Covid-19.

"Kita semua sedang berjuang menekan penyebaran Covid-19 ini perlu dukungan masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi Kamtibmas yang aman," harap dia.

Baca juga: Nekatnya 3 Pria Ini, Palsukan Miras Impor Mahal dengan Cukai Palsu, Kini Berkas Lengkap dan Ditahan

Baca juga: Nasib Sarwanto, Lelah Pulang Kerja, Motor Satria FU Satu-satunya Disikat Maling di Kamar Kos Grogol

Lempari Ambulans

Teror perusakan mobil ambulans kembali terjadi di Kabupaten Klaten.

Adapun teror kali ini berupa pelemparan batu yang menyasar ambulans pembawa jenazah positif Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian tersebut terjadi di depan Gedung Wanita Klaten, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah, Senin (2/8/2021) pukul 23.00 WIB.

Kejadian bermula saat ambulans membawa jenazah dari Rumah Sakit Panti Rapih Jogja, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menuju ke Dukuh Seneng, Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom.

Baca juga: Viral Video Ambulans yang Antar Jenazah Pasien Covid-19 Dirusak Warga, Ternyata Begini Kronologinya

Baca juga: Viral Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan oleh Tim Ambulans, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Saat itu, di belakang ambulans tersebut terdapat mobil yang ditumpangi dari keluarga dari jenazah tersebut.

Ketika melintasi lokasi kejadian, terdengar suara hantaman yang cukup keras.

Meskipun begitu, ambulans tersebut tidak berhenti dan tetap melanjutkan perjalanan ke pemakaman jenazah tersebut.

Setelah pemakaman, relawan tersebut baru melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Hartono, relawan yang bertugas mengatakan saat kejadian ia bersama salah satu rekannya membawa jenazah tersebut.

"Mobil ambulans yang kami bawa dilempar batu, di Gedung Wanita pukul 23.00 WIB, " ucap Hartono kepada TribunSolo.com, Selasa (3/8/2021).

"Jenazah merupakan pasien dari RS Panti Rapih dengan hasil antigen positif," tutur dia.

Hartono mengatakan akibat pelemparan batu tersebut, timbul kerusakan di samping kanan mobil ambulans penyok-penyok.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved