Berita Wonogiri Terbaru
Kecelakaan Maut di Jalan Baturetno-Batuwarno Wonogiri, Pelajar 17 Tahun Meninggal Tabrak Honda CBR
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Baturetno-Batuwarno, Kabupaten Wonogiri pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Baturetno-Batuwarno, Kabupaten Wonogiri pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia, walau sudah sempat dilarikan ke klinik kesehatan.
Korban berinisial MFA (17) pelajar asal Desa Belikurip, Kecamatan Baturetno.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus Sugeng Rahayu di Madiun, Seorang Mahasiswa Asal Wonogiri Tewas
Baca juga: Kecelakaan di Lingkungan Salak Wonogiri, Toyota Kijang Innova Tubruk Pohon Hingga Remuk
Dalam kecelakaan maut itu, korban mengendarai sepeda motor merk Honda Blade Nopol AD 3255 WR.
Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto menjelaskan kronologi kecelakaan maut yang terjadi di Dusun Pagersari, Desa Belikurip itu.
Kecelakaan bermula saat kendaraan truk Nopol AD 1502 TG yang dikendarai oleh NS (42) melaju dari arah Batuwarno menuju Baturetno.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sragen, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pikap Pengangkut Sayur: 3 Orang Luka-luka
Dibelakang truk itu, melaju sepeda motor yang dikendarai korban.
"Jadi truk sama motor itu beriringan, sesampainya di TKP truk mengurangi kecepatan tapi motornya tidak siap, lalu si MFA menabrak truk itu," kata Marwanto Rabu (1/9/2021).
Korban lantas jatuh ke kanan, disaat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Merk Honda CBR Nopol AD 6786 PO yang dikendarai oleh NDH (24).
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sragen, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pikap Pengangkut Sayur: 3 Orang Luka-luka
Setelah itu, kata Marwanto, kecelakaan tak bisa dihindarkan. Sepeda motor dari arah berlawanan itu menabrak MFA yang sudah jatuh ke lajur kanan jalan.
Korban sempat dilarikan ke Klinik Pratama Soemarmo Husada, Baturetno.
Sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.
Lebih jauh Marwanto juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi keselamatan berkendara.
Dia mencontohkan, misalnya untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain dan memberi tanda ketika akan berbelok atau berhenti.
"Kalau dijalan ya harus hati-hati, terlebih lagi apabila kondisi jalan tidak terlalu lebar, arusnya kan pasti padat," pungkasnya. (*)