Liga Inggris
Dihujani Kritik, Ini Pembelaan Kepala Eksekutif Arsenal Soal Strategi Bursa Tranfernya
Vinai Venkatesham selaku kepala eksekutif Arsenal memberikan penjelasannya terkait strategi transfer yang dilakukan timnya pada bursa transfer musim p
TRIBUNSOLO.COM - Arsenal tengah dihujani kritik, dengan hasil buruk yang mereka peroleh di kompetisi Liga Inggris.
Ya, Arsenal belum pernah menang, bahkan belum mencetak gol dalam tiga pertandingan mereka.
Padahal, tim asal London Utara itu telah menjadi tim terboros pada bursa musim transfer ini, dengan mendatangkan enam pemain baru.
Keenam pemain tersebut adalah Ben White, Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, Takehiro Tomiyasu, Albert Sambi Lokonga, dan Nuno Tavares.
Dari keenam pemain tersebut, Ben White menjadi rekrutan paling mahal dengan biaya transfer sebesar 58,5 juta euro atau sekitar Rp985 miliar.
Sampai saat ini, total pengeluaran Arsenal pada bursa transfer musim panas kali ini adalah sebesar 165,6 juta euro atau setara dengan Rp2,8 triliun.
Baca juga: Legenda Manchester United Soroti Transfer Buruk Arsenal: Harus Belajar dari Chelsea
Baca juga: Jadi Topskorer Timnas Sepanjang Masa, C Ronaldo Langsung Pansos di Medsos
Baca juga: Erling Haaland ? Manchester United Pede, Cristiano Ronaldo Bisa Jadi Pemikat, Musim Depan Aman
Baca juga: Apesnya Granit Xhaka, Dapat Kartu Merah, Kini Dinyatakan Positif Covid-19 Pupus Bela Timnas Swiss
Menanggapi sorotan tajam yang diterima Arsenal, Vinai Venkatesham selaku kepala eksekutif Arsenal memberikan penjelasannya.
Vinai menjelaskan ada alasan penting dibalik kebijakan transfer yang terlihat berbeda dilakukan Arsenal pada musim panas ini.
"Pendekatan kami untuk jendala transfer kali ini dibingkai dengan sepenuhnya mengakui kami tidak
berada di tempat yang kami inginkan musim ini (red: kompetisi Eropa)," ungkap Vinai dilansir Football London.
"Ini jauh di bawah standar, tentu saja para penggemar kami menuntut agar bisa bersaing untuk memenangkan trofi besar lagi,".
"Meskipun kami juga ingin melompat secara sekejap, kami harus realistis bahwa celahnya terlalu besar untuk melakukan hal itu pada saat ini,".
"Alhasil karena itulah aktivitas kami di jendela ini difokuskan pada para pemain muda," jujurnya.
Lebih lanjut, Vinai menjelaskan bahwa strategi Arsenal adalah mempersiapkan talenta talenta muda terbaik yang nantinya diproyeksikan bisa menjadi tulang punggung tim pada masa mendatang.
Aspek keberlanjutan dalam membangun masa depan tim menjadi hal yang diprioritaskan oleh manajemen Arsenal saat ini.
"Strategi kami adalah mengisi skuat kami dengan beberapa talenta muda yang paling menarik di daratan Eropa," akui Vinai.
