Liga Inggris

Dihujani Kritik, Ini Pembelaan Kepala Eksekutif Arsenal Soal Strategi Bursa Tranfernya

Vinai Venkatesham selaku kepala eksekutif Arsenal memberikan penjelasannya terkait strategi transfer yang dilakukan timnya pada bursa transfer musim p

Tayang:
Editor: Agil Trisetiawan
(AFP/JULIAN FINNEY)
Mikel Arteta berjalan usai kekalahan The Gunners pada laga Tottenham vs Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Arsenal tengah dihujani kritik, dengan hasil buruk yang mereka peroleh di kompetisi Liga Inggris.

Ya, Arsenal belum pernah menang, bahkan belum mencetak gol dalam tiga pertandingan mereka.

Padahal, tim asal London Utara itu telah menjadi tim terboros pada bursa musim transfer ini, dengan mendatangkan enam pemain baru.

Keenam pemain tersebut adalah Ben White, Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, Takehiro Tomiyasu, Albert Sambi Lokonga, dan Nuno Tavares.

Dari keenam pemain tersebut, Ben White menjadi rekrutan paling mahal dengan biaya transfer sebesar 58,5 juta euro atau sekitar Rp985 miliar.

Sampai saat ini, total pengeluaran Arsenal pada bursa transfer musim panas kali ini adalah sebesar 165,6 juta euro atau setara dengan Rp2,8 triliun.

Baca juga: Legenda Manchester United Soroti Transfer Buruk Arsenal: Harus Belajar dari Chelsea

Baca juga: Jadi Topskorer Timnas Sepanjang Masa, C Ronaldo Langsung Pansos di Medsos

Baca juga: Erling Haaland ? Manchester United Pede, Cristiano Ronaldo Bisa Jadi Pemikat, Musim Depan Aman

Baca juga: Apesnya Granit Xhaka, Dapat Kartu Merah, Kini Dinyatakan Positif Covid-19 Pupus Bela Timnas Swiss

Menanggapi sorotan tajam yang diterima Arsenal, Vinai Venkatesham selaku kepala eksekutif Arsenal memberikan penjelasannya.

Vinai menjelaskan ada alasan penting dibalik kebijakan transfer yang terlihat berbeda dilakukan Arsenal pada musim panas ini.

"Pendekatan kami untuk jendala transfer kali ini dibingkai dengan sepenuhnya mengakui kami tidak
berada di tempat yang kami inginkan musim ini (red: kompetisi Eropa)," ungkap Vinai dilansir Football London.

"Ini jauh di bawah standar, tentu saja para penggemar kami menuntut agar bisa bersaing untuk memenangkan trofi besar lagi,".

"Meskipun kami juga ingin melompat secara sekejap, kami harus realistis bahwa celahnya terlalu besar untuk melakukan hal itu pada saat ini,".

"Alhasil karena itulah aktivitas kami di jendela ini difokuskan pada para pemain muda," jujurnya.

Pertandingan Arsenal vs Chelsea 2020
Pertandingan Arsenal vs Chelsea 2020 (AFP)

Lebih lanjut, Vinai menjelaskan bahwa strategi Arsenal adalah mempersiapkan talenta talenta muda terbaik yang nantinya diproyeksikan bisa menjadi tulang punggung tim pada masa mendatang.

Aspek keberlanjutan dalam membangun masa depan tim menjadi hal yang diprioritaskan oleh manajemen Arsenal saat ini.

"Strategi kami adalah mengisi skuat kami dengan beberapa talenta muda yang paling menarik di daratan Eropa," akui Vinai.

"Ditambah pemain dari akademi kami yang nantinya bisa saling bertumbuh dan berkembang bersama Arteta untuk membawa kami ke tempat yang kami inginkan,".

"Meskipun tidak terjadi semalam, kami dapat membuat kemajuan positif dalam memilih rute kesuksesan pada masa depan dengan cara berkelanjutan," tukasnya.

Bek termahal Arsenal, Ben White saat tanda tangan kontrak
Bek termahal Arsenal, Ben White saat tanda tangan kontrak (Twitter/Arsenal)

Arsenal pun saat ini sedang berada dalam kondisi merana terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara Liga Inggris.

Mendapatkan jadwal yang tergolong sulit pada awal musim, Arsenal yang dibesut Mikel Arteta terlihat tak berdaya sama sekali.

Tiga kekalahan beruntun tanpa bisa mencetak gol sama sekali menjadi catatan buruk Arsenal dalam mengawali musim ini.

Arsenal tak berdaya saat dikalahkan Brentford, Chelsea, dan Manchester City.

Untuk pertama kalinya Arsenal kalah dalam tiga laga pertama mereka dalam satu musim sejak musim 1954-1955.

Kebobolan sembilan gol dan tak bisa mencetak gol dalam tiga pertandingan menjadi rapor merah tim asuhan Mikel Arteta pada awal musim ini.

Arsenal harus terdampar ke dasar klasemen setelah menelan tiga kekalahan beruntun dan kebobolan sembilan kali. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan Terselubung Kebijakan Transfer Arsenal Musim Ini, Bukan Sekedar Belanja Boros Saja

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved