Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Kesaksian PNS Klaten : Uang di ATM Jutaan Rupiah, Tapi Mau Ditarik Tiba-tiba Hanya Ada Rp 105 Ribu

Nasib apes dialami seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Suju seorang ASN di Kecamatan Klaten Tengah saat berada di bank plat merah untuk menanyakan uangnya yang raib di rekening di Kabupaten Klaten, Rabu (8/9/2021). 

Andriyansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP, memeriksa para saksi dan menyisir CCTV.

Selain itu, ia mengungkapkan telah berkoordnasi dengan pihak bank terkait.

"Kami mohon doanya kepada masyarakat agar kasus ini bisa terungkap dan dapat menangkap pelakunya," pungkasnya.

Kaget Uang Tiba-tiba Hilang

Uang di rekening tabungan milik seorang bidan di Klaten tiba-tiba hilang. 

Padahal, korban tidak melakukan transaksi. 

Akibat kejadian tersebut, bidan bernama Wahyu Widayanti (32) itu kehilangan uangnya hingga belasan juta rupiah.

Baca juga: Kepergok Transaksi Narkoba, Warga Sambirejo Sragen Dibekuk Polisi, 10 butir Psikotropika Diamankan

Baca juga: Pencuri Bobol Toko Cozmeed di Laweyan Solo, Sejumlah Peralatan Pendaki Gunung dan Uang Hilang

Wahyu mengatakan, awalnya ia mengetahui adanya peristiwa pembobolan tersebut dari informasi yang beredar di media sosial.

Ada sejumlah orang yang mengeluhkan tabungannya dibobol.

"Awalnya, ada informasi rekening di salah satu bank dibobol, saya kira hoaks, kemudian saya coba hubungi pihak bank untuk dicek kembali, ternyata uang saya di rekening raib," kata Wahyu kepada TribunSolo.com, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Warga 2 Dukuh di Kalijambe Sragen Dihebohkan Rumor Soal Tuyul, Uang Hilang Misterius Jutaan Rupiah

Wahyu mengaku jumlah uang yang di rekening tersebut dibobol sebanyak Rp 19 juta.

Bidan yang bertugas di Desa Trasan itu mengatakan, jumlah rekening yang dibobol kini tinggal Rp 8.220.

"Saat di cek oleh bank, ternyata hari ini ada transaksi banyak sekali, padahal saya merasa tidak melakukan transaksi hari ini," ujar Wahyu.

Baca juga: Misteri Kejadian Uang Hilang di Dayeuhkolot Bandung, Hingga Muncul Selebaran Bagi Pemilik Tuyul

Padahal, Wahyu sendiri terakhir kali melakukan transaksi di ATM di Samsat Klaten, Kamis lalu (2/9/2021).

Setelah mendapati rekeningnya dibobol, ia langsung langsung melaporkan kejadian itu ke pihak bank.

Meskipun sudah melaporkan ke bank, ia mengaku belum melaporkan kejadian ini ke Polres Klaten.

Baca juga: Penjelasan BRI soal Kasus Dana Nasabah Hilang, Benarkah Ada Skimming?

"Harapan saya, uang dalam rekening bisa dikembalikan semua," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kejadian yang ia alami tidak hanya terjadi oleh dirinya saja.

Dia mengungkapkan ada salah satu rekan seprofesi yang bekerja di Kecamatan Ceper hingga dokter menjadi korban.

"Rekan-rekan kami juga menjadi korban, bahkan ada dokter yang uangnya berjumlah ratusan juta raib," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved