Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Bekali Mahasiswa, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNS Gandeng Praktisi Dunia Kerja Jadi Dosen

Kepala Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNS Solo, Budhi Setiawan, mengatakan, pihaknya menggandeng pekerja profesional menjadi dosen

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
UNS SOLO - Gerbang depan Universitas Sebelas Maret di Jl Ir. Sutami, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (29/3/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri 11 Maret atau UNS Solo, Budhi Setiawan, mengatakan, tahun ini Prodi PBSI UNS menggandeng praktisi pekerja profesional untuk memberikan perkuliahan kepada mahasiswa mereka.

Tujuannya, diharapkan mahasiswa PBSI UNS bisa belajar langsung dari praktisi industri, yang sehari-hari bekerja di dunia pekerjaan nyata.

Baca juga: Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNS Gelar Kuliah Umum: Berkarier Era Digital

Hal itu disampaikan Budhi Setiawan, dalam acara Kuliah Umum PSBI UNS bertema Peluang Berkarier di Era Digital, yang berlangsung Selasa (21/9/2021).

"Berkembangnya teknologi di era digital seperti sekarang, punya pengaruh besar di segala bidang. Hal ini juga memicu terciptanya jenis pekerjaan-pekerjaan baru di luar sana, misalnya, social media specialist, content writer, atau graphic designer," kata Budhi.

Meski demikian, Budhi mengingatkan, mahasiswa justru tak bisa hanya mengandalkan hardskill untuk bisa beradaptasi ke jenis pekerjaan-pekerjaan baru itu.

Mahasiswa perlu bekal softskill.

"Mahasiswa diharapkan bisa berkomunikasi dengan baik, kreatif, dan inovatif. Ini adalah contoh softskill yang menjadi modal untuk bisa beradaptasi di era digital ini," ujar Budhi, menjelaskan dalam kuliah umum yang diikuti semua mahasiswa PBSI UNS dan kalangan umum itu.

Budhi mengatakan, sejak UNS berstatus sebagai PTNBH, kinerja prodi selalu diukur lewat Indikator Kinerja Utama.

Adanya dosen atau tenaga pendidik dari kalangan profesional, menjadi salah satu program indikator tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved