Berita Solo Terbaru
Bekali Mahasiswa, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNS Gandeng Praktisi Dunia Kerja Jadi Dosen
Kepala Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNS Solo, Budhi Setiawan, mengatakan, pihaknya menggandeng pekerja profesional menjadi dosen
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri 11 Maret atau UNS Solo, Budhi Setiawan, mengatakan, tahun ini Prodi PBSI UNS menggandeng praktisi pekerja profesional untuk memberikan perkuliahan kepada mahasiswa mereka.
Tujuannya, diharapkan mahasiswa PBSI UNS bisa belajar langsung dari praktisi industri, yang sehari-hari bekerja di dunia pekerjaan nyata.
Baca juga: Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNS Gelar Kuliah Umum: Berkarier Era Digital
Hal itu disampaikan Budhi Setiawan, dalam acara Kuliah Umum PSBI UNS bertema Peluang Berkarier di Era Digital, yang berlangsung Selasa (21/9/2021).
"Berkembangnya teknologi di era digital seperti sekarang, punya pengaruh besar di segala bidang. Hal ini juga memicu terciptanya jenis pekerjaan-pekerjaan baru di luar sana, misalnya, social media specialist, content writer, atau graphic designer," kata Budhi.
Meski demikian, Budhi mengingatkan, mahasiswa justru tak bisa hanya mengandalkan hardskill untuk bisa beradaptasi ke jenis pekerjaan-pekerjaan baru itu.
Mahasiswa perlu bekal softskill.
"Mahasiswa diharapkan bisa berkomunikasi dengan baik, kreatif, dan inovatif. Ini adalah contoh softskill yang menjadi modal untuk bisa beradaptasi di era digital ini," ujar Budhi, menjelaskan dalam kuliah umum yang diikuti semua mahasiswa PBSI UNS dan kalangan umum itu.
Budhi mengatakan, sejak UNS berstatus sebagai PTNBH, kinerja prodi selalu diukur lewat Indikator Kinerja Utama.
Adanya dosen atau tenaga pendidik dari kalangan profesional, menjadi salah satu program indikator tersebut.
Tahun ini, PBSI UNS menggandeng para praktisi yang dianggap bisa mewakili 3 mata kuliah pilihan di Prodi PBSI, yakni penyuntingan, penyiaran dan jurnalistik.
Untuk penyuntingan, PBSI UNS menggandeng pakar bahasa Ivan Lanin.
Sementara untuk mata kuliah penyiaran PBSI UNS akan diisi praktisi public speaking dari Speaking.id, Sara Neyrhiza.
Kemudian untuk mata kuliah Jurnalistik, PBSI UNS bekerjasama dengan Tribunnews.
"Kami berharap langkah ini bisa membawa manfaat, terutama nanti dengan perkuliahan magang profesi,"
"Mahasiswa perlu tahu banyak pekerjaan baru tercipta di era digital. Sehingga, menjadi PNS atau guru, kelak bukan lagi satu-satunya tumpuan mahasiswa di industri kerja," ujar Budhi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gerbang-universitas-sebelas-maret-uns_20160329_155154.jpg)