Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Kecelakaan Pikap Vs Honda Scoopy di Jogonalan Klaten: Pengendara Motor Masih di Bawah Umur 

Kecelakaan antaran pikap Suzuki Futura bernopol AA 1932 SK dengan motor Honda Scoopy bernopol AD 3839 EDC terjadi di perempatan Ngering .

TRIBUN TIMUR
Ilustrasi kecelakaan motor. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kecelakaan antara pikap Suzuki Futura nopol AA 1932 SK dengan motor Honda Scoopy nopol AD 3839 EDC terjadi di perempatan Ngering, Jogonalan, Klaten, Rabu (6/10/2021) malam. 

Kejadian kecelakaan ini bermula saat mobil pikap berjalan dari selatan (Gantiwarno), sedangkan motor dari arah timur (Wedi).

Diperkirakan kedua kendaraan kurang menguasai medan, sehingga terjadi kecelakaan.

Baca juga: Sempat Dikira Guling, Mayat Pria Sumbat Irigasi di Delanggu Klaten: Korban Kecelakaan Tunggal

Baca juga: Baru 10 Hari Nikah, Suami Kecelakaan Hebat, Curhat Pilu dan Pengorbanan Istri Buat Haru Netizen

Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Wahyu Sofan mengatakan, saat ini kendaraan motor dan mobil yang mengalami kecelakaan tersebut sudah diamankan.

"Kemarin malam, sekitar pukul 21.00 WIB terjadi kecelakaan, satu motor dan 1 mobil pikap, di simpang empat Ngering," kata Wahyu, kepada TribunSolo.com, Kamis (7/10/2021).

Wahyu mengatakan, identitas pengemudi pikap bernama Supriyono (41) dan penumpang bernama Slamet (25) warga Madyonggondo Ngablak, Magelang.

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Suami-Istri Korban Kecelakaan Maut Sragen Dimakamkan 

Sedangkan identitas pengendara motor berinisial HRY (15) dan dua penumpang masing-masing bernama VAT (14) dan ADL (3) warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Akibat kecelakaan itu, pengendara motor mengalami luka lecet pada kaki kiri dan cidera kepala, kemudian kedua penumpang motor mengalami patah tulang pada kaki.

Sementara, pengemudi mobil mengalami luka lecet dan penumpang mengalami gigi tanggal. Keduanya rawat jalan.

Baca juga: Kesaksian Soal Kecelakaan di Masaran Sragen, 2 Orang Meninggal Seketika, di Antaranya Terlindas Truk

"Pengendara dan penumpang motor menjalani opname di RSST," kata Wahyu.

Terkait kronologi kecelakaan tersebut, masih dalam penyelidikan.

"Hati-hati dalam berkendara, minimal 50 meter di lokasi rawan kecelakaan untuk kurangi kecepatan," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved