Koperasi Merah Putih

Koperasi Belum Siap, tapi Mobilnya Sudah Datang, Begini Nasib Puluhan Pikap Impor KDMP di Wonogiri

Selama belum digunakan, pengelolaan dan pengamanan unit menjadi tanggung jawab masing-masing Danramil di wilayahnya.

Tayang:
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/ISTIMEWA
PIKAP KDMP - Mobil pikap untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih di Wonogiri, Jawa Tengah. Pikap impor dari India yang bakal digunakan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah tiba di Wonogiri, Jawa Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Pikap impor KDMP dari India sudah tiba di Wonogiri, namun belum digunakan karena koperasi desa belum siap; sementara disimpan dan dijaga Danramil setempat.
  • Sebanyak 281 KDMP di Wonogiri masih tahap pengembangan, 154 berdiri, dan 50 unit mobil serta 100 AC sudah didistribusikan.
  • Program nasional KDMP akan perkuat ekonomi desa, dengan total 160 ribu pikap impor dan anggaran Rp200 triliun.

 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Pikap impor dari India yang bakal digunakan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah tiba di Wonogiri, Jawa Tengah.

Lantaran KDMP belum sepenuhnya siap, kendaraan tersebut sementara akan diparkir.

Selama belum digunakan, pengelolaan dan pengamanan unit menjadi tanggung jawab masing-masing Danramil di wilayahnya.

Baca juga: Warga Solo Raya Cari Kerja? Ada Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, Simak Syaratnya

Hal ini disampaikan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihuan.

Rodricho menjelaskan, pengawasan ini dilakukan untuk memastikan aset koperasi tetap aman selama belum digunakan.

Ia juga menyebutkan akan ada peresmian KDMP secara serentak nasional yang rencananya dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, meski jadwal pastinya belum diumumkan.

Hingga saat ini, tercatat 281 KDMP di Wonogiri masih dalam tahap pengembangan.

Baca juga: Tolak Kuliner Nonhalal di Parangjoro Sukoharjo, Warga Pasang Puluhan Spanduk

Dari jumlah tersebut, 154 koperasi telah berdiri, sementara 13 desa/kelurahan masih terkendala pembangunan akibat keterbatasan lahan, terutama di wilayah perkotaan.

"Kendala di lahan. Lahannya kurang luas. Kelurahan utamanya di wilayah perkotaan," jelasnya.

Meski belum bisa digunakan, distribusi kendaraan operasional tetap berjalan pada tahap awal.

MOBIL KDMP - Mobil pick up untuk operasional KDMP di Wonogiri. Distribusi mobil pick up Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Wonogiri resmi dimulai di Kodim 0728/Wonogiri, Sabtu (18/4/2026).
MOBIL KDMP - Mobil pick up untuk operasional KDMP di Wonogiri. Distribusi mobil pick up Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Wonogiri resmi dimulai di Kodim 0728/Wonogiri, Sabtu (18/4/2026). (TribunSolo.com/Istimewa)

Distribusi Tetap Jalan

Mobil pikap Koperasi KDMP di Wonogiri belum dapat digunakan karena operasional koperasi desa belum berjalan penuh, meski kendaraan tersebut sudah mulai didistribusikan ke sejumlah wilayah.

Kondisi ini membuat seluruh unit kendaraan sementara hanya disimpan di masing-masing gedung koperasi.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihuan menegaskan bahwa penggunaan mobil masih ditunda hingga sistem operasional KDMP benar-benar siap berjalan.

Baca juga: Mobil Pick Up KDMP Wonogiri Mulai Dibagikan di 50 Koperasi, Ini Daftar Penerima Tahap Pertama

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved