Berita Persis Solo
Rivalitas Persis Solo vs PSIM Jogja : Dari Kolonial Belanda & Kampiun Empat Musim Beruntun
Derby Mataram antara Persis Solo vs PSIM Jogja segera tersaji dalam lanjutan Liga 2 musim 2021/2022.
TRIBUNSOLO.COM - Derby Mataram antara Persis Solo vs PSIM Jogja segera tersaji dalam lanjutan Liga 2 musim 2021/2022.
Ini bukan pertandingan kemarin sore.
Rivalitas dua klub di tanah Mataram sudah terjadi begitu panjang penuh dengan gengsi, friksi, dan romantisme tiap laga.
Itulah bumbu yang setidaknya membuat Derby Mataram terasa spesial dan selalu dinanti.
Nah, sebenarnya kapan awal mula Persis Solo dan PSIM Jogja bertemu ?
Baca juga: Bocoran Ibu Kylian Mbappe : Cukup Senang di PSG, Tapi Dia Ingin Mimpi ke Real Madrid Terwujud
Baca juga: Kandidat Pengganti Steve Bruce : Paulo Fonseca & Steven Gerrard Masuk Radar Newcastle United
Sebelum ke sana, kurang afdol bila tidak menyinggung soal Vorstelandshe Voetbal Bond (VVB), embrio Persis Solo.
Dilansir dari berbagai sumber, VVB didirikan medio akhir Maret 1923.
Klub tersebut terbentuk atas usaha Perhimpoenan Djawa Voetbalen R.O.M.E.O, Legioen, De Leeuw, dan M.A.R.S.
Alasan pendirian ? Mereka merasa dianaktirikan klub-klub sepak bola Belanda dan Thionghoa saat itu.
Usaha empat klub membentuk VVB dimantabkan pada bulan November 1923.
Dilansir dari Jurnal Sejarah UNESA Avatara, itu dilakukan setelah laga sepakbola antara klub veteran Solo dan Yogyakarta.
Nah, setelah pertandingan selesai, mereka lalu rapat pembahasan pembentukan VVB dilakukan di Hotel Slier Solo.
VVB pun terlahir dengan tujuan khusus saat itu, yakni menyaingi klub-klub sepak bola bentukan Belanda khususnya, seperti Voetbal Bond Soerakarta (VBS).
Enam tahun berselang, tepatnya tahun 1929, giliran embrio PSIM Jogja, yakni PSM Mataram lahir.
Ya, mereka berdiri setahun sebelum pembentukan cikal bakal PSSI pada tahun 1930.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/skuad-persis-solo-psim-jogja.jpg)