Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Update Klaster PTM di Solo, Gibran : Kondisi Tanpa Gejala, Siswa & Guru Ikut Pembelajaran Online

Sebanyak 46 siswa dan guru yang terpapar Covid-19 diizinkan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 46 siswa dan guru yang terpapar Covid-19 diizinkan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sebab, para siswa dan guru tersebut diketahui tanpa gejala alias OTG. 

"Kondisinya OTG masih kuat melakukan PJJ, enggak apa-apa. Tapi tidak memaksa untuk ikut, beda ceritanya kalau parah seperti sesak napas tidak dianjurkan," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Khasiat Wedang Kumplitan Boyolali, Dipercaya Bisa Cegah Corona: Kaya Rempah 

Baca juga: UPDATE Corona 10 Oktober 2021: Kasus Positif Tambah 894, Catat Rekor Terendah sejak Juni 2020

Gibran menjelaskan, kodisi OTG ini, juga terbilang bahaya jika melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah.

"Bahayanya itu, mereka OTG masuk sekolah enggak tau kalau sakit," ujarnya.

Surveillance Covid-19 perlu dilakukan dengan cara teasting, tracing, dan treatment penanganannya.

Untuk itu, Gibran mengimbau para orang tua juga ikut saling menjaga anak-anaknya saat beraktivitas di rumah.

"Aktivitas di rumah harus diperketat, orang tua kami minta kesadaran bagaimanapun di sekolah hanya 2-3 jam saja," ujarnya. 

Siswa Terpapar

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved