Keputusan Wali Kota Solo Gibran Setelah Terjadi Klaster SD di Solo : PTM di Sekolah Lain Jalan Terus

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan pembelajaran tatap muka atau PTM SD di Kota Solo akan lanjut terus, meski terjadi klaster SD

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Fristin Intan
Politisi muda PDIP yang kini Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Solo akan lanjut terus, meski terjadi klaster penularan Covid-19 di 4 SD saat dilaksanakannya PTM.

Gibran mengatakan, ditemukannya siswa positif Covid-19 di 4 SD Kota Solo, tidak akan mempengaruhi pelaksanaan PTM di sekolah lain.

Baca juga: Kabar Sedih PTM SD di Solo : Ada Siswa Positif Covid, 4 Sekolah Ditutup, Puluhan Siswa Tertular

"PTM tetap jalan terus, mau tidak mau harus berdampingan dengan Covid-19, kesadarannya harus ditingkatkan," ujarnya.

Melihat adanya temuan ini, Gibran mengatakan tetap melakukan antisipasi untuk sekolah yang masih menggelar PTM.

"Tetap testing harus muter, random sampling tetap dijalankan, dan kami evaluasi untuk pelaksanaan PTMnya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dari hasil pemeriksaan di beberapa sekolah, ada temuan sejumlah siswa SD peserta PTM yang positif Covid-19. 

Munculnya klaster SD ini merupakan pertama kalinya terjadi, sejak PTM dimulai pada 2 September 2021 lalu.

Total ada 4 SD yang terpaksa ditutup dan dihentikan sekolah tatap mukanya, di antaranya di SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Islam 1 Jamsaren dan SD Semanggi Lor.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa membenarkan adanya klaster Covid-19 di SD lantaran para siswa terkonfirmasi positif Covid-19.

"Setelah ditracing, ditemukan ada kasus positif di SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Islam 1 Jamsaren, SD Semanggi Lor," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Senin (18/11/2021).

Hanya saja, lanjut Teguh, hasil tracing dan hasil swab PCR yang sudah didapatkan adalah SD Kristen Manahan di Kecamatan Banjarsari itu.

Sementara, di 3 SD lain, belum tentu banyak siswa yang ikut tertular.

"Memang banyak siswa dari luar kota di SD Kristen Manahan," terang dia.

"Jumlah awal ada 3 siswa, setelah ditracing 28 siswa yang positif Covid-19," ujarnya membeberkan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved