Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Vaksin untuk Siswa Terbatas, Disebut Bisa Hantui Munculnya Klaster Sekolah PTM Baru di Solo

anggota Komisi IV DPRD Karanganyar, Endang Muryani menyebut terbatasnya vaksin untuk siswa sekolah, tak bisa cegah klaster PTM sekolah di Solo.

Penulis: Desty Luthfiani | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Siswa SD Cemara II Solo mencuci tangan sebelum memasuki area sekolah untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Desty Luthfiani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Koordinasi antar wilayah menjadi kunci soal klaster PTM SD di Solo, berasal dari siswa yang tinggal di daerah administratif Karanganyar.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Karanganyar, Endang Muryani.

Baca juga: Muncul Klaster PTM SD di Solo, Pemerhati Pendidikan Kritik Pemkot Solo Kecolongan Tracking Siswa

“Tidak hanya di Karanganyar dengan Solo. Namun juga dengan wilayah-wilayah lain yang berbatasan” ujar Endang Maryuni, kepada TribunSolo.com, Selasa (19/10/2021).

Endang juga mengingatkan pemerataan vaksin untuk siswa yang mulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum merata.

“Sudah tidak ada tes covid, vaksin bagi para siswa ini juga masih proses di beberapa sekolah,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming sebelumnya megingatkan, sebagian besar siswa SD yang tertular Covid-19 di Solo, tidak tinggal di Solo.

Gibran menyebutkan mayoritas siswa yang terkonfirmasi tinggal di Kabupaten Karanganyar.

"Mohon maaf saat lihat KTP-nya (orangtua) mayoritas warga Karanganyar," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved