Berita Solo Terbaru

Tunggang Sapi, Bocah 4 Tahun Asal Boyolali Ikut Ayahnya Kirab Acara Solo Great Sale

Puluhan ekor sapi didatangkan dari Karanganyar dan Boyolali untuk mengikuti kirab Solo Great Sale. Kirab dilakukan mengelilingi Alun-alun Utara.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Agil Tri
Kirab sapi di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO  - Puluhan ekor sapi didatangkan dari Karanganyar dan Boyolali untuk mengikuti kirab Solo Great Sale

Kirab dilakukan mengelilingi Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Kamis (21/10/2021).

Tujuannya adalah untuk mempromosikan Solo Great Sale, khususnya Solo Indonesia Culinary Festival 2021.

Baca juga: Sapi Tercebur Sumur di Mojosongo Boyolali, Evakuasi Butuh Waktu 1,5 Jam: Sumur Cukup Sempit

Baca juga: Sebulan Lebih Hilang, Sapi Curian Tiba-tiba Pulang ke Rumah Pemilik, Ada Nama Pencuri di Tubuh Sapi

Puluhan peserta nampak antusias mengikuti kirab sapi ini. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut menunggangi sapi agar bisa ikut kirab.

Salah satunya bocah asal Boyolali, Epan (4).

Ditemani sang ayah, Epan menunggangi sapi jenis PO, ikut kirab. 

"Sudah sering (menunggangi sapi), jadi tidak takut," katanya.

Baca juga: Obat Berbahaya Pil Sapi Sudah Beredar di Sragen, Pengedarnya Ngaku Bisa Beli Online dari Jakarta

Dia mengaku sering ikut ayahnya dalam gelaran kegiatan menunggangi sapi di Kabupaten Klaten. 

Biasanya acara tersebut digelar satu minggu sekali. 

"Ini acara komunitas, tujuannya selain silaturahmi juga bisa mendongkrak harga jual sapi," kata ayah Epan, Cahyo.

"Kalau kontes biasanya yang mengadakan dinas, tapi pandemi ini berhenti dulu," tambahnya.

Baca juga: Obat Berbahaya Pil Sapi Sudah Beredar di Sragen, Pengedarnya Ngaku Bisa Beli Online dari Jakarta

Salah seorang panitia Solo Great Sale 2021 Daryono mengatakan, acara kirab sapi ini dilakukan secara spontanitas.

Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat, sekaligus sebagai ajang promosi Solo Indonesia Culinary Fastival 2021.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mempromosikan agrowisata yang ada di Solo Raya sebagai rangkaian SGS 2021," ujarnya. 

Menurut dia, dipilihnya sapi karena hewan tersebut karena merupakan simbol kekuatan, kemurnian, dan kesucian. 

"Sapi merupakan salah satu unsur yang tidak lepas dan selalu lekat dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," kata dia. 

"Selain itu, sapi juga salah satu hewan sumber pemenuhan ketahanan pangan, khususnya vitamin nabati," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved