Breaking News:

Inilah Isi Chat Eks Kapolsek Parigi Moutong yang Membuat Ia Dipecat Terkait Kasus Asusila

Perbuatan Kapolsek pun terbongkar gara-gara isi chat yang ditujukan kepada korban. Kini ia dipecat secara tidak hormat.

Editor: Hanang Yuwono
Foto Kolase Istimewa
Oknum Kapolsek lecehkan Anak Tersangka di Parigi Moutong. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus Kapolsek cabuli putri tahanan sudah memasuki babak baru.

Mantan Kapolsek Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN diberhentikan secara tidak hormat dari institusi Polri.

Sebelumnya, Iptu IDGN diduga melakukan tindak asusila kepada anak dari seorang tahanan di Polsek Parigi.

Perbuatannya pun terbongkar gara-gara isi chat yang ditujukan kepada korban.

Baca juga: Kapolsek Setubuhi Anak Tersangka, Korban Lakukan Demi Ayah Namun Ayahnya Tak Kunjung Bebas

Baca juga: Kronologi Kapolsek Dilaporkan Ajak Anak Tahanan Berhubungan Intim di Hotel : Janji Bebaskan Ayahnya

Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi menyampaikan, Iptu IDGN diputus bersalah dalam sidang kode etik profesi Polri atas dugaan tersebut.

Dalam sidang tertutup yang digelar, Iptu IDGN diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota Polri.

"Sesuai dengan instruksi Kapolri, kita tidak boleh ragu-ragu melakukan tindakan kepada anggota yang melakukan kesalahan," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Minggu (24/10/2021).

"Sidang kode etik baru selesai dilaksanakan, putusannya adalah merekomendasikan Iptu IDGN untuk Pemberhentian dengan Tidak Hormat dari kepolisian," jelasnya.

Sementara itu, Iptu IDGN menyatakan akan mengajukan banding atas putusan sidang etik profesi Polri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved