Berita Sukoharjo Terbaru

Canggihnya Modus Pencurian Jeep Rubicon di Sukoharjo: Pakai GPS, Polisi Duga Keterlibatan Bengkel

Soal pemasangan GPS ini, polisi menduga alat tersebut dipasang saat mobil berada di bengkel, parkiran, maupun tempat pencucian.

Editor: Hanang Yuwono
Istimewa
Sebuah mobil jenis Jeep Rubicon yang terparkir di sebuah rumah di Pedumahan Omaya, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo hilang, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Kasus pencurian mobil Jeep Wrangler Rubicon milik salah seorang warga Solo, Jawa Tengah (Jateng), akhirnya terungkap.

Kini pelaku telah ditangkap polisi.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, peristiwa pencurian mobil mewah tersebut berlangsung pada 8 Oktober 2021 di Perumahan Hunian, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Baca juga: Pelaku Pencurian Mobil Mewah Jeep Rubicon di Gentan Sukoharjo Tertangkap di Jakarta

Baca juga: Soal Kabar Ditemukannya Jeep Rubicon yang Dicuri di Sukoharjo, Ini Jawaban Polda Jateng

Sementara itu, diketahui pemilik mobil mewah tersebut adalah Feri.

Dia mengatakan, ketika dicuri, mobilnya sedang diparkir di rumahnya yang kosong di Sukoharjo.

Feri menitipkan kunci mobil kepada tetangga supaya mesinnya bisa dipanasi setiap hari.

Penampakan mobil mewah miliaran rupiah Jeep Rubicon bernomor polisi B-13000-UCY yang hilang di Hunian 2 di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.
Penampakan mobil mewah miliaran rupiah Jeep Rubicon bernomor polisi B-13000-UCY yang hilang di Hunian 2 di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. (TribunSolo.com/Dok Polres Sukoharjo)

"Ketahuan ya pas siang, rumah memang kosong saya tinggal. Saksi tidak ada yang melihat kejadiannya. Kunci ada di tetangga, memang saya titipi untuk dipanasi mobilnya," ujarnya.

Disembunyikan di sebuah hotel di Bandung

Pelaku pencurian Jeep Rubicon, R, merupakan warga Jakarta.

Dia diringkus oleh polisi di Bandung, Jawa Barat, sekitar dua minggu usai beraksi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jateng Kombes Djuhandani menuturkan, mobil mewah tersebut disembunyikan pelaku di salah hotel di Bandung.

"Di Bandung baru ditaruh dipersembunyian di salah satu hotel. Mobil sudah diganti pelat nomor," ucapnya di Markas Polda Jateng, Semarang, Selasa (2/11/2021).

Digerakkan oleh seorang tahanan

Ternyata, R tak beraksi sendirian. Ia digerakkan oleh seorang tahanan yang kini sedang mendekam di Rutan Polda Metro Jaya Jakarta.

Sosok berinsial B tersebut merupakan tahanan kasus penipuan dan penggelapan.

Oleh B, pelaku R dijanjikan uang Rp 50 juta. Akan tetapi, belum sempat mendapat upah, pelaku sudah telanjur dibekuk polisi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved