Liga Inggris

Sempat Ngotot Ingin Pergi dari Tottenham Hotspur, Harry Kane Jadi Galau Setelah Antonio Conte Datang

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane galau, akan meninggalkan klubnya atau tidak paska Antonio Conte datang

Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com / AFP
Harry Kane bertepuk tangan kepada fans setelah laga Liga Inggris Tottenham Hotspur vs Chelsea di Tottenham Hotspur Stadium, 19 September 19. (Laurence Griffiths/Getty Images/AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Harry Kane sempat ingin meninggalkan Tottenham Hotspur, pada bursa transfer musim panas 2021.

Namun, keinginan Harry Kane dicegah manajemen Tottenham Hotspur, dengan memasang bandrol tinggi kepada sang pemain.

Hal tersebut membuat performa Harry Kane angin-angin, saat laga usai bursa musim panas tersebut.

Keinginan penyerang timnas Inggris itu meninggalkan Tottenham Hotspur semakin kuat, paska hasil buruk yang didapatkan timnya.

Namun, Harry Kane jadi galau usai Tottenham Hotspur menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru.

Baca juga: AC Milan Ditahan Imbang FC Porto, Stefano Pioli Sebut Timnya Kurang Tajam di Babak Pertanma

Baca juga: Unai Emery Bertahan, Minat Newcastle United Bertepuk Sebelah Tangan, Kini Bidik Eddie Howe

Baca juga: Tak Bersalaman dengan Juergen Klopp, Diego Simeone Dihujat: Pengecut

Baca juga: Cara agar Manchester United Tak Terkalahkan Versi Steve McClaren, Harus Maksimalkan C Ronaldo

Tottenham Hotspur baru saja resmi menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru menggantikan posisi Nuno Espirito Santo.

Nuno Espirito Santo dipecat setelah Tottenham Hotspur dihajar 0-3 oleh Manchester United pada pekan ke-10 Liga Inggris 2021-2022 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10/2021).

Kekalahan tersebut membuat Tottenham Hotspur terpaku di peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris 2021-2022 dengan perolehan 15 poin dari 10 laga.

Espirito Santo dianggap gagal karena membuat Spurs menelan lima kekalahan dari tujuh laga terakhir di Liga Inggris.

Oleh karena itu, setelah mendepak Nuno Espirito Santo, Spurs mengangkat Antonio Conte dengan kontrak berdurasi 18 bulan.

Reaksi Antonio Conte saat masih melatih Inter Milan. Inter Milan melawan Sampdoria di San Siro stadium, 8 Mei 2021. (MIGUEL MEDINA / AFP)
Reaksi Antonio Conte saat masih melatih Inter Milan. Inter Milan melawan Sampdoria di San Siro stadium, 8 Mei 2021. (MIGUEL MEDINA / AFP) (TribunSolo.com / AFP)

Antonio Conte bakal berada di klub London Utara tersebut hingga Juni 2023.

Sejatinya, pemilihan Conte sebagai pelatih sudah disasar oleh Spurs sejak musim panas 2021.

Namun, akibat perbedaan visi dan masalah biaya transfer, pelatih asal Italia tersebut urung menjabat sebagai juru taktik Spurs.

Di sisi lain, pengangkatan Conte juga tak lepas dari profil apiknya sebagai juru taktik.

Pelatih Antonio Conte saat memberikan instruksi dalam laga Juventus vs Inter Milan di Allianz Stadium. (Matteo Bottanelli/NurPhoto/AFP)
Pelatih Antonio Conte saat memberikan instruksi dalam laga Juventus vs Inter Milan di Allianz Stadium. (Matteo Bottanelli/NurPhoto/AFP) (TribunSolo.com / AFP)

Conte dikenal sukses bersama Juventus, Chelsea, dan Inter Milan dengan menghadirkan gelar juara liga domestik.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved