Liga Inggris
Sempat Ngotot Ingin Pergi dari Tottenham Hotspur, Harry Kane Jadi Galau Setelah Antonio Conte Datang
Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane galau, akan meninggalkan klubnya atau tidak paska Antonio Conte datang
TRIBUNSOLO.COM - Harry Kane sempat ingin meninggalkan Tottenham Hotspur, pada bursa transfer musim panas 2021.
Namun, keinginan Harry Kane dicegah manajemen Tottenham Hotspur, dengan memasang bandrol tinggi kepada sang pemain.
Hal tersebut membuat performa Harry Kane angin-angin, saat laga usai bursa musim panas tersebut.
Keinginan penyerang timnas Inggris itu meninggalkan Tottenham Hotspur semakin kuat, paska hasil buruk yang didapatkan timnya.
Namun, Harry Kane jadi galau usai Tottenham Hotspur menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru.
Baca juga: AC Milan Ditahan Imbang FC Porto, Stefano Pioli Sebut Timnya Kurang Tajam di Babak Pertanma
Baca juga: Unai Emery Bertahan, Minat Newcastle United Bertepuk Sebelah Tangan, Kini Bidik Eddie Howe
Baca juga: Tak Bersalaman dengan Juergen Klopp, Diego Simeone Dihujat: Pengecut
Baca juga: Cara agar Manchester United Tak Terkalahkan Versi Steve McClaren, Harus Maksimalkan C Ronaldo
Tottenham Hotspur baru saja resmi menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru menggantikan posisi Nuno Espirito Santo.
Nuno Espirito Santo dipecat setelah Tottenham Hotspur dihajar 0-3 oleh Manchester United pada pekan ke-10 Liga Inggris 2021-2022 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10/2021).
Kekalahan tersebut membuat Tottenham Hotspur terpaku di peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris 2021-2022 dengan perolehan 15 poin dari 10 laga.
Espirito Santo dianggap gagal karena membuat Spurs menelan lima kekalahan dari tujuh laga terakhir di Liga Inggris.
Oleh karena itu, setelah mendepak Nuno Espirito Santo, Spurs mengangkat Antonio Conte dengan kontrak berdurasi 18 bulan.
Antonio Conte bakal berada di klub London Utara tersebut hingga Juni 2023.
Sejatinya, pemilihan Conte sebagai pelatih sudah disasar oleh Spurs sejak musim panas 2021.
Namun, akibat perbedaan visi dan masalah biaya transfer, pelatih asal Italia tersebut urung menjabat sebagai juru taktik Spurs.
Di sisi lain, pengangkatan Conte juga tak lepas dari profil apiknya sebagai juru taktik.
Conte dikenal sukses bersama Juventus, Chelsea, dan Inter Milan dengan menghadirkan gelar juara liga domestik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/harry-kane-spurs-vs-chelsea.jpg)