Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pemasangan Dua Videotron di Gladak dan Ngarsopuro Solo Melanggar Aturan, Dua ASN Terlibat

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal menurunkan dua videotron di kawasan jalur lambat kawasan Gladak dan Ngarsopuro, jalan Slamet Riyadi, Solo. 

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Videotron yang berada di Gladak tertempel tanda X berwarna merah dan tertulis pelanggaran, Senin (8/11/20). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal menurunkan dua videotron di kawasan jalur lambat kawasan Gladak dan Ngarsopuro, jalan Slamet Riyadi, Solo

Sebab, pemasangan dua videotron tersebut tidak sesuai prosedur. 

Saat ini dua videotron tersebut sudah tidak difungsikan dan diberi tanda X berwarna merah dan tertulis pelanggaran.

Baca juga: Persis Solo Ulang Tahun ke - 98, Wali Kota Gibran : Semoga Main Lebih Apik !

Baca juga: Teka-teki Aksi Tak Terduga Gibran Rakabuming Raka Parkir Mobil saat Sidak, Ini Alasan Wali Kota Solo

Informasi yang dihimpun, sebelumnya pemasangan videotron tersebut menjadi polemik. 

Pemasangan dua videotron itu berpotensi merusak estetika dan tata kota.

Selain itu, juga bisa menghilangkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Solo.

Baca juga: Anak Kena Corona, Akan Jalani Isolasi Terpusat di Solo, Gibran Beri Aturan : Tak Didampingi Orangtua

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan adanya penurunan videotron tersebut.

"Iya, melanggar aturan tidak sesuai prosedur," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (8/11/2021).

Terkait pemasangan videotron yang melanggar aturan tersebut melibatkan dua aparatur sipil negara (ASN).

"ASN yang terlibat sudah dipindahkan," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved