Viral

Viral Ambulans Bawa Pasien Terobos Lampu Merah, Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Kronologi mobil ambulans menerobos lampu merah dan tabrak pengendara sepeda motor sampai tewas.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Ilustrasi ambulans 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan mobil ambulans menerobos lampu merah viral di media sosial.

Bagaimana tidak? ambulans tersebut sampai menabrak pengendara sepeda motor.

Parahnya kini pengendara motor tersebut meninggal dunia.

Baca juga: Kejujurannya Sempat Viral, Halimah Penemu Cek Rp 35,9 M Dapat Apresiasi dari Sosok Ternama Ini

Baca juga: Viral Video Syur Pelajar SMK di Gianyar, Perekam Justru yang Jadi Tersangka, Ternyata Ini Perannya

Video tersebut diketahui dari akun grup Facebook Komunitas Dashcam Indonesia, Senin (8/11/2021) puku 09.18 WIB.

"Ambulans vs sepeda motor, tempat kejadian di perempatan lampu merah jln kartini. ampana kab Tojo una una Sulawesi Tengah," tertulis pada unggahan tersebut.

Rupanya video tersebut, merupakan rekaman CCTV yang menggambarkan situasi arus lalu lintas di sebuah persimpangan lampu merah.

Dalam video terlihat, muncul mobil ambulans dan pengendara sepeda motor dari arah berlainan secara bersamaan.

Mobil ambulans berwarna putih tersebut menabrak pengendara sepeda motor hingga terpental beberapa meter.

Dilansir dari Kompas.com, Kasat Lantas Polres Tojo Una-una, Iptu Aris Suhendar membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, memang ada laka di Tojo Una-Una, antara roda dua dan roda empat, roda duanya motor Revo, roda empatnya ambulans merek mobil Hyundai," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika pengendara sepeda motor yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Ampana akhirnya meninggal dunia.

"Iya, pengendara sepeda motor sampai terpental, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Ampana," sambungnya.

Selain itu, ia juga menuturkan kronologi kejadian tersebut.

Pengemudi ambulans yang berinisial PR ternyata tengah membawa pasien dari arah Luwuk menuju Ampana, atau dari arah Timur ke arah Barat.

Namun, setibanya di simpang empat antara Jalan Moh Hatta dan Jalan Kartini, Kecamatan Ratolindo, Tojo Una-Una, pengemudi mobil ambulans tidak bisa mengendalikan kendaraannya dengan baik.

"Jadi dari arah Luwuk ini lampunya merah, cuman karena lagi emergency, jadi menerobos lampu merah, sementara dari arah yang dilintasi roda dua lampunya hijau, sehingga roda dua tertabrak.

Sampai saat ini masih ditangani, kita masih mengumpulkan saksi-saksi, masih mendalami juga, tapi kita mendahulukan dulu masalah kemanusiaannya ya, kita urusi dulu masalah Jasa Raharja dan lain sebagainya, karena kan korbannya meninggal dunia" paparnya.

Kemudian, Aris menjelaskan jika pengemudi ambulans kini mengamankan diri.

Dia mengamankan diri di kantor Satlantas Polres Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Dishub Sukoharjo Temukan Kendaraan Melanggar Trayek dan KIR Mati: Sanksi Peringatan dan Tilang 

Hal ini lantaran ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Iya, inisiatif sendiri. Atas dasar gini, kemarin kita bilang ke pengemudi ambulans, kan kita takut ada hal-hal yang tidak diinginkan, karena korbannya meninggal, akhirnya atas kerelannya sendiri pengemudinya mengamankan sendiri di kantor, masih shock juga," terang Aris.

Meski begitu, Aris menyayangkan sikap pengemudi ambulans.

"Cuman memang kemarin itu seharusnya kan walaupun membawa pasien gawat darurat, harusnya mengurangi kecepatan di persimpangan lampu merah, tapi kemarin memang ya kalau kita dari rekaman CCTV, tidak ada penurunan kecepatan," tandasnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved