Kisah Anak Tukang Las Lulus dari UNY dan Raih IPK 4, Ungkap Tips Sukses Bidang Akademi
Ternyata, sejak masih menempuh S1 pada Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY 2013-2017, Dita sudah mendapatkan beasiswa Bidikmisi Kemendikbud.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Khususnya dalam meniti jalan untuk publikasi melalui jurnal dan seminar karena publikasi adalah tuntutan primer mahasiswa magister.
Dengan taktik tersebut Dita sudah mengikuti dan menerbitkan artikelnya pada 2 seminar nasional, 3 seminar internasional, dan 1 jurnal nasional terakreditasi Sinta 2.
Untuk meraih gelar magister, menurutnya harus memiliki bekal yang cukup yaitu kemauan untuk terus belajar. Setiap orang bisa dengan mudah melanjutkan studi ke jenjang magister, tapi tidak semuanya mampu menghayati ‘semangat belajar sepanjang hayat’.
"Saya hanyalah seorang guru SD. Tidak sedikit orang-orang di sekitar saya berceloteh untuk apa sekolah lagi, toh gelar S.Pd. pun sudah cukup untuk kamu berkarya," paparnya.
Bukan incar gelar, tapi tambah wawasan baru
Akan tetapi bagi Dita ini bukan semata masalah gelar melainkan sebuah keinginan untuk terus mengaktualisasi diri dengan menambah wawasan baru. Karena seorang guru harus jadi teladan bagi siswanya, terutama dalam hal belajar.
Dita yang merupakan Guru SDIT Salsabila 4 Bantul tersebut mengaku kendala yang dihadapi selama menempuh kuliah juga ada.
Ungkapan “musuh terbesar bagimu adalah dirimu sendiri” ternyata menurut dia benar adanya.
"Sudah saya buktikan selama kuliah, khususnya selama penyelesaian tugas akhir. Saya adalah pribadi perfeksionis dalam hal apapun. Ternyata kepribadian tersebut membuat saya takut melangkah, takut salah, dan takut tidak sesuai ekspektasi," terangnya.
Tapi, cara mengatasinya adalah dengan membatasi proyeksi masa depan. “
Hal ini bukan berarti saya tidak visioner, hanya saja proyeksi masa depan yang berlebihan akan mengurangi kekhidmatan kita menjalani hidup” papar Dita.
Putri pertama pasangan Sarjiyono yang berprofesi sebagai tukang las dan Arfina, seorang ibu rumah tangga tersebut masih akan mengabdi di instansi, mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh guna memajukan SDIT Salsabila 4 Bantul.
"Mimpi saya memang menjadi dosen inspiratif, dan saya akan terus berjuang untuk merealisasikan mimpi tersebut dengan cara dan waktu terbaik," tutur Dita, dikutip dari Kompas.com dalam artikel Lulus UNY, Guru SD Ini Raih IPK 4. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dita-ardwiyanti-dari-prodi-magister-pendidikan-sains.jpg)