Berita Karanganyar Terbaru

Update Kasus Pembobolan Toko Emas Karangpandan Karanganyar: CCTV Raib Dicuri, Polisi Periksa 3 Saksi

Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dibalik pencurian itu.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Istimewa
Tembok Toko Emas Surya yang dijebol maling di ruko Pasar Karangpandan di Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jum'at (10/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Polisi sampai kini masih memburu pelaku pencurian di Toko Emas Surya di Ruko Pasar Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Aksi itu baru diketahui pada Jumat (10/12/2021) lalu sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelaku nekat menjebol tembok toko emas itu dan menyasar perhiasan maupun uang.

Namun, baik perhiasan emas maupun emas telah dimasukkan ke dalam brankas, sehingga niatnya itupun gagal.

Baca juga: Lihainya Maling di Karangpandan : Gagal Bawa Tumpukan Emas, Gondol Uang Rp 23 Juta dan Rekaman CCTV

Baca juga: Aksi Maling di Karangpandan : Jebol Tembok, Gagal Bawa Tumpukan Emas, Ternyata Disimpan di Brankas

Uang senilai Rp 23 juta yang diletakkan di meja kasir raib dibawa dibobol pelaku.

Tak hanya itu, perangkat kamera pemantau alias CCTV dan perangkatyang mempunyai fungsi untuk menyimpan rekaman video alias DVR toko tersebut juga diambil.

Hal itu diduga untuk menghilangkan jejak atas aksi tindak pidananya itu.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dibalik pencurian itu.

"Belum (diketahui siapa pelakunya), masih dalam lidik," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (13/12/2021).

Lanjutnya, kini ia telah memanggil tiga orang saksi untuk dimintai keterangannya.

"Saksi yang sudah diperiksa ada 3 orang," singkatnya.

Dalam kasus ini, terduga pelaku juga mengambil perangkat CCTV, yang terdiri dari kamera CCTV dan DVR-ya.

Diduga, aksi itu dilakukan untuk menghilangkan jejaknya.

Meski begitu, perangkat CCTV yang diambil bukan menjadi hambatan polisi untuk mengungkap kasus kali ini.

"Betul CCTV dan DVR juga hilang, memang hilangnya CCTV dan DVR menjadi salah satu hambatan, tapi kami tidak hanya bergantung pada CCTV," pungkasnya. 

Lihainya Si Maling saat Beraksi

Toko Emas Surya di Ruko Pasar Karangpandan, Kabupaten Karanganyar dibobol maling.

Tak masuk melalui pintu, tetapi melobangi dan akhirnya menjebol dinding bangunan yang cukup tebal untuk masuk ke dalamnya.

Padahal untuk menjebol tembok maling harus berada di ruang cukup sempit, karena pertemuan antara bangunan dengan bangunan seluas setengah meter.

Namun nahas, niat ingin 'menyikat' seluruh emas yang bernilai ratusan juta, si maling yang masih dicari polisi gigit jari.

Pemilik (merah) menunjukkan tembok Toko Emas Surya yang dijebol maling di ruko Pasar Karangpandan di Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jum'at (10/12/2021).
Pemilik (merah) menunjukkan tembok Toko Emas Surya yang dijebol maling di ruko Pasar Karangpandan di Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jum'at (10/12/2021). (TribunSolo.com/Istimewa)

Pasalnya emas disimpang di brangkas aman, tidak di etalase saat pemilik membuka lapaknya.

Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko mengatakan pencurian di toko emas milik Suryadi (55) warga Karangpandan itu itu ketahui sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat saksi Theresia Oktavia Eka Surya (25) tiba di toko dan membuka lewat pintu depan.

"Masuk toko, bagian tebok deket kasir sudah berlobang," kata dia kepada TribunSolo.com, Jum'at (10/12/2021).

Dia menerangkan, pelaku memasuki toko dengan menjebol bagian barat tembok toko tersebut.

Pasalnya saat itu pintu depan toko masih dalam keadaan terkunci.

Baca juga: Viral Aksi Maling Helm di Sirkuit Balap Boyolali, Netizen Sebut Hampir Tiap Minggu Ada Korban 

Baca juga: Kronologi Tiga Ruko di Kawasan Selo Dibobol : Bawa Barang Senilai Jutaan Rupiah, Maling Sempat Minum

"Setelah masuk ke toko melihat meja kasir dalam posisi miring, setelah mengecek uang ludes Rp 23 juta hilang," ucap dia.

Selain itu, pelaku juga berupaya untuk menjebol brankas tempat penyimpanan perhiasan emas, namun tidak berhasil.

Di mana di dalam brankas itu berisi berbagai jenis perhiasan senilai ratusan juta rupiah.

"Selain dapat uang, maling bawa kaset DVR serta kamera CCTV lenyap," ujar dia.

Adapun DVR yakni perangkat CCTV yang mempunyai fungsi untuk menyimpan rekaman video yang ditangkap oleh kamera pengintai tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved