Breaking News:

Amankan Pasokan Listrik Selama Natal dan Tahun Baru, PLN Jateng & DIY Siagakan 3.538 Personil

Demi menjaga pasokan listrik selama Natal dan Tahun baru, PLN UID Jateng & DIY menyiapkan petugas pelayanan teknik sebanyak 3.538 personil.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Dok.Tribunsolo.com
PLN Unit Induk Distribusi Jateng & DIY siagakan 3.538 personil selama Natal dan Tahun baru. 

TRIBUNSOLO.COM, Semarang - PLN melaksanakan Apel Siaga Natal dan Tahun baru sebagai wujud kesiapan PLN untuk mengamankan Pasokan Listrik ke pelanggan.

Dalam apel tersebut dilakukan inspeksi pasukan dan peralatan untuk mengamankan pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru 2022.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Irwansyah Putra mengatakan bahwa untuk menjaga Keandalan pasokan listrik selama Siaga Natal dan Tahun baru, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY menyiapkan petugas pelayanan teknik sebanyak 3.538 personil, petugas PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) sebanyak 110 personil, serta kendaraan roda 4 sebanyak 385 unit.

Baca juga: Era Mobil Listrik di Depan Mata, PLN Dukung dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Baca juga: Mobil Listrik di Depan Mata : Webinar Tribunnews & PLN Menerawang Transportasi Masa Depan Indonesia

PLN Unit Induk Distribusi Jateng & DIY siagakan 3.538 personil selama Natal dan Tahun baru.
PLN Unit Induk Distribusi Jateng & DIY siagakan 3.538 personil selama Natal dan Tahun baru. (Dok.Tribunsolo.com)

“PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY melayani 12.422.368 pelanggan. Daya mampu pasokan kelistrikan sekarang sebesar 6.344 MV dengan perkiraan beban puncak sebesar 4.664 MW dan cadangan daya 1.679 MW. Prioritas pengamanan kelistrikan selama Nataru akan dilakukan pada beberapa titik lokasi penting untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktifitas dengan nyaman.

Selain kesiagaan personil dan kendaraan juga disiapkan mobile trafo sebanyak 119 unit, yang akan standby di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DIY sebagai antisipasi kondisi darurat.” Irwansyah menambahkan.

Lebih lanjut Irwansyah menjelaskan bahwa prioritas pengamanan dilakukan untuk tempat ibadah seperti gereja, tempat pelayanan publik meliputi stasiun, terminal, bandara, kantor pemerintahan yang terkait dengan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Irwansyah mengatakan dalam setiap kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh petugas PLN, hendaknya senantiasa melaksanakan komitmen budaya K3, karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia.

"Untuk Mendukung pengamanan keandalan pasokan tenaga listrik, maka peralatan kerja dan Alat Pelindung Diri harus selalu dalam kondisi yang baik dan siap digunakan.

Demikian juga petugas harus mematuhi Standard Operational Procedure (SOP) yang sudah ditetapkan," imbuhnya.

Baca juga: Cara Isi Daya Baterai Mobil Listrik di SPKLU PLN Solo, Bayar Melalui Aplikasi Charge.IN

Dalam kesempatan ini Irwansyah juga mengimbau masyarakat untuk waspada dalam menghadapi musim penghujan.

Kondisi cuaca belakangan ini sangat rentan menyebabkan adanya gangguan listrik.

Ia berharap masyarakat juga ikut bekerja sama dengan pihaknya untuk melaporkan apabila terjadi gangguan listrik ataupun yang berpotensi menimbulkan gangguan dengan menghubungi Contact Center PLN 123 atau PLN Mobile.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved