Liga Inggris
Ralf Rangnick: Pelatih Man United yang Punya Tugas Berat Dibandingkan Manajer Premier League Lainnya
Menurut sang gelandang, Premier League musim ini lebih sulit dari musim-musim sebelumnya, saat ini banyak tim yang dapat bersaing untuk menang
Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM - Ralf Rangnick ditunjuk Manchester United sebagai pelatih interim usai pemecatan Ole Gunnar Solksjaer pada November lalu.
Setidaknya, Rangnick akan menukangi Cristiano Ronaldo cs selama enam bulan kedepan atau hingga akhir musim 2021-2022 dan akan berganti peran sebagai konsultan Man United selama dua tahun.
Namun, tugas berat menanti pelatih asal Jerman itu usai tiba di Old Trafford.
Sebagai pelatih interim, dia dituntut untuk mengembalikan performa Man United yang angin-anginan di musim ini.
Tak hanya itu, Rangnick juga diminta untuk membawa Man United finis di posisi empat besar klasemen Liga Inggris.
Nemanja Matic pun menilai tugas tersebut sangatlah berat bagi Rangnick.
Baca juga: Tak Ada Nama Manchester United di Daftar Rival Manchester City Dalam Perebutan Juara Premier League
Baca juga: Satu Lagi Korban Sikap Galak Bruno Fernandes, Wonderkid Manchester United Ini Sasaran Kekesalannya
Pasalnya, Matic melihat Liga Inggris musim ini jauh lebih kompetitif dibandingkan saat dirinya pertama kali merasakan kompetisi tersebut pada 2009.
Apalagi, Rangnick bakal berhadapan dengan pelatih-pelatih top Liga Inggris, seperti Pep Guardiola (Manchester City), Juergen Klopp (Liverpool), Thomas Tuchel (Chelsea), dan Antonio Conte (Tottenham Hotspur).
Kondisi tersebut membuat gelandang asal Serbia itu menyebut pekerjaan Rangnick jauh lebih berat dibanding pelatih Liga Inggris manapun.
"Saya pikir ini adalah liga terberat sejauh ini," ucap Matic seperti dikutip BolaSport.com dari Mirror.
"Ketika saya datang pada 2009, hanya Chelsea dan Manchester United yang bersaing."
Baca juga: Manchester United Jadi Salah Satu Tim yang Siap Bayar Biaya Pelepasan Haaland Senilai Rp 1,2 Triliun
"Sekarang ada banyak tim yang memiliki peluang untuk menang."
"Bahkan, klub-klub kecil telah meningkat pesat dan membeli pemain kelas atas."
"Liga Inggris sangat sulit, lebih sulit dari 15 tahun yang lalu, dan tentu saja, setiap manajer yang datang ke klub baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi," tutur gelandang berusia 33 tahun itu menambahkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ralf-Rangnick-Mason-Greenwood.jpg)