Viral
Berkaca dari Satpam Tersambar Petir, Diduga Bukan karena Ponsel dan HT, Simak Tips dari Bahaya Petir
Video seorang petugas satuan pengamanan (satpam) tersambar petir ketika sedang bekerja, viral di media sosial.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Video seorang petugas satuan pengamanan (satpam) tersambar petir ketika sedang bekerja, viral di media sosial.
Video itu pun beredar luas di berbagai media sosial.
Baca juga: Viral Satpam Tersambar Petir saat Bekerja sampai Tergeletak, Begini Kondisinya Sekarang
Diketahui video satpam tersambar petir ini sudah viral sejak Jumat (24/12/2021) lalu.
Dalam video tersebut, petugas satpam tampak sedang berjalan sambil memegang payung saat kondisi hujan.
Tak dinyana, petir tiba-tiba menyambar hingga muncul percikan api dari sambaran itu.
Petugas satpam itu langsung tergeletak tak sadarkan diri.
Setelah itu beberapa karyawan lainnya berdatangan menolong korban yang tersambar petir.
Adapun peristiwa ini dibenarkan Kapolsek Cilincing Kompol R Manurung yang menyebut, insiden itu terjadi di wilayah PT Komatsu, Cilincing, Jakarta Utara.
"Kejadian sudah Senin (20/12) sore," kata Manurung, dilansir dari Kompas.com, Minggu (26/12).
Manurung mengonfirmasi, korban merupakan petugas satpam di perusahaan itu dengan inisial AR (35).
"Sempat dirawat di rumah sakit selama empat hari, kini sudah sehat," ujar Manurung.
Dilansir dari Kompas.com, peneliti petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Dipl Ing Ir Reynaldo Zoro menjelaskan penyebab sambaran petir tersebut.
Menurut Zoro, ponsel atau HT tidak menyebabkan seseorang tersambar petir. Sebab, keduanya memiliki frekuensi yang berbeda.
"Mungkin itu mitos ya seolah frekuensi ponsel dan HT dengan petir itu nyambung, enggak ya. (Frekuensi) ponsel dan HT itu GHz (gigahertz) sedangkan petir maksimalnya hanya 100 MHz (megahertz), jadi tidak nyambung," kata Reynaldo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/12/2021).
Ia menjelaskan, petir hanya menyambar titik yang masuk dalam jarak sambarnya. Apabila petir kecil, maka jarak sambarnya pun kecil.
Baca juga: 5 Berita Paling Populer di Solo Raya Maret 2021 : Jokowi Mampir Klaten - Satpam Jadi Miliarder
Payung dan truk jadi easy target
Dalam kasus yang terjadi pada satpam tersebut, payung yang digunakan satpam dinilai menjadi salah satu penyebab sambaran.
"Pemakaian payung menyebakan sasaran bertambah tinggi sehingga memungkinkan lebih mudah tersambar petir, karena lebih dekat ke lidah petir," ujarnya.
Berdasarkan analisisnya, truk-truk besar di sekitar lokasi juga bisa menjadi titik sambar petir, khususnya di daerah pertambangan.
Ia menuturkan, truk-truk tersebut merupakan easy target bagi petir karena strukturnya yang tinggi dan besar.
Selain itu, adanya tiang di sekitar lokasi semakin menambah potensi sambaran petir pada satpam tersebut.
"Melihat ada tiang di samping belakang dan truk besar di depannya, yang bersangkutan ada di daerah sambaran petir," jelas dia.
"Sehingga final jump dari lidah petir lebih dekat ke yang bersangkutan dengan payungnya," sambungnya.
Peringatan Dini BMKG
Dilansir dari Kompas TV, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini di sejumlah wilayah Indonesia hingga 28 Desember 2021.
Berdasarkan informasi dari situs resmi BMKG, hujan berintensitas lebat yang disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan mengguyur 24 wilayah di Indonesia.
Dua puluh empat wilayah yang mengalami hujan lebat tersebut di antaranya Maluku Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan NTT.
Sementara hujan berintensitas sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan 4 wilayah di Indonesia, antara lain yakni Bali, DKI Jakarta, dan Gorontalo.
Baca juga: Sadisnya Pembunuh Satpam di Serengan : Pelaku Tenang Ambil Uang Meski Korban Merintih Minta Tolong
Menjaga Keselamatan dari Bahaya Petir
Belajar dari peristiwa petugas satpam yang tersambar petir saat beraktivitas di bawah hujan, perlu bagi kita untuk menjaga keselamatan diri terutama menghindari bahaya petir saat hujan.
Lantas apa saja cara yang dapat dilakukan untuk meghindari bahaya sambaran petir selama ?
Simak berikut tips menghindari bahaya petir saat akan terjadi hujan dilansir KOMPAS.TV dari rsupsoeradji.id:
- Jika terperangkap di luar segera masuk ke dalam bangunan. Tidak ada tempat yang aman di luar. Larilah ke mobil atau bangunan yang aman setelah mendengar guruh.
- Jangan berada di sawah, lapangan, taman. Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
- Jika sedang di kolam renang dan terlihat tanda-tanda awan sudah gelap segeralah ke luar karena kolam renang adalah sasaran empuk untuk petir melepas energi.
- Jangan berlindung di bawah pohon karena pohon yang tersambar petir energinya bisa melompat ke tubuh.
- Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.
- Jika sedang berteduh di luar ruangan jangan terlalu dekat dengan orang lain setidaknya beri jarak 3-5 meter untuk menghindari lontaran energi jika ada petir.
- Jika sedang mengendarai motor segeralah berhenti dan cari tempat berlindung.
- Matikan alat elektronik, aliran listrik dari barang-barang elektronik juga besar kemungkinan memancing sambaran petir. Oleh karena itu sangat disarankan untuk tidak menggunakan dan mematikan alat elektronik apapun selama hujan dan petir.
- Gunakan alas kaki disarankan untuk menggunakan alas kaki ketika hujan dan petir. Tanah dan air juga merupakan media yang dapat menghantar arus listrik jika berada di sekitar wilayah jatuhnya petir. Pilihlah alas kaki berbahan karet untuk meredam arus listrik.
- Lepas aksesoris logam, aksesoris berbahan logam dapat memancing penyaluran arus petir ke arah kita. Disarankan untuk melepas aksesoris yang berbahan logam ketika berada di luar ruangan saat hujan dan petir.
Berikut ini adalah tempat yang aman dari petir :
- Mobil, karena petir hanya akan mengelilingi permukaan mobil lalu energinya jatuh ke tanah.
- Rumah, dengan syarat jika ada petir cabut stop kontak listrik seperti televisi dan komputer karena antena tv bisa menghantarkan listrik yang tersambar petir. Jauhi teras. Jangan menelpon memakai telepon rumah karena arus listrik bisa melewati sambungan telepon. Menjauhlah dari peralatan rumah yang terbuat dari logam seperti kusen atau pegangan pintu dari logam.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Viral-detik-detik-satpam-tersambar-petir-saat-hujan.jpg)