Berita Wonogiri Terbaru
Kaum Boro Balik ke Perantauan, Puncak Arus Balik di Terminal Wonogiri Belum Bisa Diprediksi
Kaum Boro asal Wonogiri mulai kembali ke kota perantauan setelah momen libur Natal dan Tahun Baru rampung.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kaum Boro asal Wonogiri mulai kembali ke kota perantauan setelah momen libur Natal dan Tahun Baru rampung.
Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Agus Hasto Purwanto, menuturkan bahwa terhitung sejak Sabtu (1/1/2022) lalu, tercatat ada peningkatan jumlah penumpang keberangkatan di terminal.
Setidaknya, dalam kurun waktu tiga hari, yakni Sabtu-Senin (1-3/1/2022) jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) selalu menembus angka 3.000 orang lebih.
Namun, pada Selasa-Rabu (4-5/1/2022) jumlah penumpang keberangkatan mengalami penurunan, yakni 2.730 orang pada hari Selasa dan 2.850 orang pada hari Rabu.
"Meskipun sudah ada penurunan, masih ada potensi jumlah penumpang keberangkatan akan kembali naik," kata Agus, Kamis (6/1/2022).
Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterimanya dari beberapa agen bus, tiket keberangkatan sudah dipesan habis hingga waktu keberangkatan pada Minggu (9/1/2022) mendatang.
Baca juga: Libur Nataru Usai, Ribuan Warga Perantau Balik ke Perantauan Lewat Terminal Giri Adipura Wonogiri
Baca juga: Dihantam Pandemi, Pendapatan Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Turun Drastis
Atas dasar itu, pihaknya tak bisa memastikan kapan puncak arus balik perantau akan terjadi karena pergerakan kaum boro tak bisa di prediksi.
Selain itu, menurut Agus masyarakat Wonogiri mempunyai keperluan dan kebutuhan yang berbeda-beda.
"Arus balik nanti puncaknya pada hari apa, tidak bisa memprediksi. Karena masyarakat memiliki keperluan yang berbeda, misalnya ada yang petani tulen dirumah ataupun ada yang harus merantau," terang dia.
Disisi lain, untuk penumpang kedatangan, kata dia, sudah mulai normal.
Sebelumnya, menjelang tahun baru 2022 lalu tercatat ada peningkatan kedatangan.
Agus menambahkan, penumpang yang tercatat di datanya tidak hanya berasal dari Wonogiri saja.
Sebagian diantaranya adalah penumpang dari daerah lain seperti dari Kecamatan Bulu dan Nguter, Kabupaten Sukoharjo.
"Tapi nggak banyak. Sebagian kecil saja dari luar Wonogiri. Yang banyak memang dari wilayah Wonogiri," kata dia.
Lebih jauh dia mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, pihak terminal mencoba menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Para penumpang diminta untuk selalu mengenakan masker hingga sampai di kota tujuannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-pemudik-wonogiri-kaum-boro-terminal-giri-adipura.jpg)