Reaksi Ketua PSSI Terkait Viralnya Video Witan Dijemput Pakai Pikap, Mengaku Kaget hingga Video Call
Peristiwa ini terjadi ketika Witan Sulaeman menyelesaikan masa karantina dan keluar dari Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu pada 7 Januari 2022.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan pesepakbola muda Timnas Indonesia Witan Sulaema dijemput menggunakan pikap sepulang dari Piala AFF, viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi ketika Witan Sulaeman menyelesaikan masa karantina dan keluar dari Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu pada 7 Januari 2022.
Baca juga: Viral Witan Sulaeman Dijemput Mobil Pick Up Usai Berlaga Piala AFF, Benarkah Tak Ada Penyambutan?
Dilansir dari TribunNews, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku kaget.
Ia langsung melakukan video call kepada Witan Sulaeman dan keluarga.
Pada kesempatan itu, Iriawan memberikan pertanyaan kepada Witan soal kepulangannya dengan dijemput mobil bak terbuka.
Witan sebetulnya memiliki mobil pribadi, tetapi dijemput dengan mobil pikap sudah terbiasa bagi dirinya.
Terlebih lagi, ada banyak keluarga yang ingin ikut menjemputnya di bandara sehingga harus menaiki mobil pikap.
"Ada mobil sebenarnya, Pak," kata Witan Sulaeman, dikutip dari Instagram pribadi Mochamad Iriawan, Sabtu (8/1/2022).
"Tetapi, karena banyak keluarga yang mau ikut, suka pakai mobil pikap kalau mau ke bandara," ujarnya.
Mochamad Iriawan juga mengingatkan Witan Sulaeman untuk menjaga fisik selama liburan di kampung halaman.
Witan sendiri merupakan salah satu pemain timnas Indonesia yang bersinar di Piala AFF 2020.
Pemain berusia 20 tahun itu tak tergantikan di skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong dan memberikan kontribusi besar.
Tercatat, Witan membuat dua gol dan lima assist yang mewarnai pencapaian Indonesia sebagai runner-up Piala AFF 2020.
Baca juga: Dicari Polisi: Pria yang Tendang Sesajen Tradisi Ruwatan di Gunung Semeru, Videonya Sudah Viral
Benarkah Tak Ada Penyambutan?
Dilansir dari TribunPalu, mengenai Witan yang dijemput naik mobil pick up, disebutkan telah terjadi miss komunikasi.