Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Heboh Temuan Ular Jali di Pemukiman Warga Karangdowo Klaten, Ditemukan di Tumpukan Kayu

Warga kembali dikejutkan dengan penemuan ular berjenis koros di rumah Sugimin warga Dukuh Pencil, Desa Munggung, Kecamatan Karangdowo, Klaten.

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Potret ular yang ditangkap oleh Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Klaten Timur. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warga kembali dikejutkan dengan penemuan ular berjenis koros di rumah Sugimin warga Dukuh Pencil, Desa Munggung, Kecamatan Karangdowo, Klaten.

Ular berukuran 1,2 meter tersebut berhasil dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Klaten Timur sekitar pukul 17.00 WIB.

Eko Santoso selaku Wakil Ketua Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat Klaten Timur menceritakan bahwa laporan masuk 2 kali dari warga.

Baca juga: Asyik Nonton TV, Emak-emak di Klaten Histeris, Ular Muncul dari Atap Rumah 

Baca juga: Bikin Geleng-geleng, Kantor Pengadilan Agama Sukoharjo Diserbu Ular Korba, Sudah 5 Ekor Ditemukan

"Laporan pertama kali masuk sekitar jam 10 pagi, kita sisir tidak ketemu, terus tim memutuskan balik kanan," kata Eko.

"Sekitar jam 4 sore laporan lagi, ularnya kelihatan. Langsung kita merapat ke lokasi melibatkan 7 personil. Kita sisir dan ketemu di dalam lubang," jelasnya.

Lubang tersebut berada di dalam ruang dapur yang tertutup tumpukan kayu.

Saat dibongkar oleh tim RCTD ditemukan ular sepanjang sekitar 1,2 meter.

Baca juga: Viral Seorang Wanita Bawa Stroller Bayi Tapi Isinya Ular, Ternyata untuk Menghibur Pengunjung

"Terdeteksi ular dari pergerakan tanah, ular sangat besar ukuran sekitar 120 cm hingga 130 cm," kata Eko saat proses evakuasi berlangsung.

Eko menuturkan, bahwa proses evakuasi berjalan lancar tanpa ditemukan kendala berarti.

Ular Koros atau lebih dikenal masyarakat dengan nama ular jali. Spesies ular tikus yang tersebar luas di Asia Tenggara.

Selain tikus, ular ini diketahui juga memangsa kadal, katak, dan burung. Ular jali juga merupakan mangsa kesukaan ular lain, biawak, dan burung pemangsa.

"Ular yang kita evakuasi akan kita lepas liarkan jauh dari pemukiman," pungkas Eko. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved