Nasib Dua Guru di Medan yang Hina Murid Miskin dan Bodoh, Dapat Sanksi dari Dinas Pendidikan
Dua guru yang menghina muridnya dengan kata kasar karena belum membayar buku dan SPP kini dapat sanksi.
Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM - Aksi tak terpuji dua oknum guru di SMP Negeri 28 Medan, Sumatera Utara ramai jadi sorotan.
Bagaimana tidak, mereka menghina muridnya dengan kata kasar karena belum membayar buku dan SPP.
Kini keduanya diberi sanksi peringatan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan.
Baca juga: Viral Mahasiswa KKN di Jambi Diusir Warga Gegara Hina Nama Desa, Ini Penjelasan Pihak Kampus
Baca juga: Kisah Pilu Siswi Yatim di Medan, Dihina Bodoh dan Miskin oleh Gurunya Gegara Belum Bayar Buku & SPP
"Tadi kita bertemu, kedua oknum guru tersebut sudah kita berikan peringatan dan mereka juga mengaku sudah menyesali perbuatannya," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar dikutip dari TribunMedan, Sabtu (15/1/2022).
Lebih lanjut, Laksamana menyebut kedunya telah menandatangani surat perjanjian agar tidak melakukan hal yang serupa.
Jika hal serupa terulang lagi, Laksamana mengatakan akan dilakukan tindakan sesuai dengan yang peraturan yang berlaku.
"Tadi kita sudah minta mereka untuk menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi hal serupa," terangnya.
Sementara itu, Laksamana mengimbau agar guru-guru lainnya tidak melakukan hal yang sama dengan yang telah dilakukan oleh kedua oknum guru SMP Negeri 28 Medan.
"Saya berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk guru-guru lainnya. Di mana selain tentang pelajaran sekolah guru juga harus mengajarkan sikap dan etika kepada murid," harapnya.
Diberitakan sebelumnya, Indah Pratiwi, siswi SMPN 28 Kecamatan Medan Johor yang dihina oknum guru di sekolahnya ini angkat bicara pada Rabu (12/2/2022).
Menurut Indah, oknum gurunya yang menghina tersebut berawal dari dirinya yang belum membayar uang buku dan uang sekolah.
Baca juga: Kesal Sandi WiFi Diganti, Dua Pemuda di Medan Kejar Pengurus Masjid dengan Parang
Baca juga: Nasib Aipda Roni Pelaku Rudapaksa dan Pembunuh 2 Gadis di Medan: Banding Ditolak, Bakal Dihukum Mati
"Jadi itu kejadiannya sudah berulang, waktu itu berawal saya belum bayar uang sekolah dan uang buku, ketika di ruangan kelas saya mengobrol sebentar dengan teman, lalu tiba tiba saya dilempar dan dikatain udah miskin bodoh mau jadi apa," cerita siswi kelas III SMP ini.
Namun kejadian tersebut saat disampaikan Indah kepada sang kakak, dan orang tua asuhnya masih merespon dengan sikap bijak.
Indah juga mengaku bahwa persoalan ini sudah ditengahi oleh Wakil DPRD Kota Medan namun usai dari pertemuan sang guru kembali memarahi dirinya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-pemerkosaan.jpg)