Sosok Haruna Soemitro yang Viral Kritik Shin Tae-yong: Malang Melintang Jadi Pentolan Klub Liga 1
Haruna Soemitro adalah anggota komite eksekutif (Exco) PSSI yang viral setelah mengkritik pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
"Bahkan, apakah penting PSSI akan mengambil posisi sebagai tuan rumah dalam event 2022, baik itu Piala AFF maupun kualifikasi Piala Asia pada Juni 2022," ucapnya lagi.
Kendati demikian, PSSI melalui Yunus Nusi menegaskan bahwa dalam rapat internal, semua langkah diambil berdasarkan keputusan kolektif.
Dalam rapat yang memuat kritik dari Haruna Soemitro, PSSI pun mencapai kesepakatan kolektif untuk tetap mempertahankan kontrak Shin Tae-yong yang diketahui berlaku hingga 2023.
Bahkan, PSSI bisa memperpanjang kontrak tersebut jika performa timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong terus meningkat.
"Namun demikian, dalam diskusi dan rapat di internal PSSI, semua tetap menghargai sebuah keputusan yang bersifat kolektif kolegial," kata Yunus Nusi.
"Keputusan kolektif kolegial PSSI itu antara lain tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa timnas terus meningkat," tutur Yunus Nusi menjelaskan.
Adapun Shin Tae-yong saat ini sedang mempersiapkan timnas Indonesia yang akan melakoni dua laga pada FIFA Matchday di Bali, 24 dan 27 Januari.
Terkini, timnas Indonesia kemungkinan besar bakal menghadapi dua laga persahabatan kontra Timor Leste pada rangkaian FIFA Matchday tersebut.
Setelah FIFA matchday, Shin Tae-yong akan mempersipakan skuad Garuda Muda untuk berjuang pada Piala AFF U23 di Kamboja pada 14-26 Februari 2022.
Siapa Haruna Soemitro sebenarnya?

Nama Haruna Soemitro masuk dalam kancah sepakbola tanah air setelah turut dalam manajemen Persebaya Surabaya pada tahun 2002.
Setelah itu, karier Haruna Soemitro pun berlanjut dengan menjabat di berbagai kepengurusan penting dalam lingkup sepakbola Indonesia.
Pria berusia 57 tahun ini pernah menjabat Ketua Asprov PSSI Jatim sebelum menjabat manajer klub Madura United.
Dia sukses mengembangkan tim beralias Laskar Sape Kerrab ini jadi salah satu klub papan atas di Indonesia.
Dikutip dari bolasport.com, 16 Maret 2018, Haruna menceritakan bahwa mengelola sepak bola adalah hal yang gampang-gampang susah. Akan gampang bagi orang yang memang mencintai pekerjaan ini, namun sulit bagi mereka yang memang tidak punya dasar kecintaan kepada olahraga paling merakyat di Indonesia ini.