Viral

Penjelasan Kapolda Jateng soal Viral Polisi Kepung Warga di Masjid Wadas, Sebut Tak Ada Pengepungan

Terkait video viral anggota kepolisian mengepung warga di masjid desa Wadas, Kapolda Jateng beri penjelasan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Polisi berada di depan masjid Desa Wadas, Benar, Purworejo, Jateng. 

TRIBUNSOLO.COM - Beredar video yang memperlihatkan anggota kepolisian mengepung masjid yang di dalamnya terdapat warga Wadas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi membantah dan memberikan penjelasan.

Menurutnya, polisi yang ada di sekitar masjid ingin melindungi warga yang berada di masjid.

"Video viral bahwa anggota melakukan penyerbuan Masjid, tidak," ujarnya saat konferensi pers dikutip dari Kompas TV via Tribunnews, Rabu (9/2/2022).

Ia juga menegaskan bahwa tak ada pengepungan.

Baca juga: Viral Pria Pakai Sandal Jepit Mengaku Pengangguran Pamer Bawa Uang Rp300 Juta, Disentil Ditjen Pajak

Baca juga: Viral Marc Marquez Makan Nasi Kotak Sambil Lesahan, Ternyata Bukan di Mandalika, Begini Faktanya

"Tidak ada kejadian pengepungan masjid di dalamnya, adanya bagaimana kita mengamankan masyarakat kita yang ingin perlindungan di dalam," sambungnya.

Kapolda Jateng pun mneyebut posisi anggota polisi yakni membelakangi masjid.

Kata Ahmad Lutfi, pada saat itu yang duduk di dalam dan di luar akan terllibat kontak fisik.

"Di mana yang kontra dikejar-kejar, pro masuk masjid. Kemudian anggota melakukan parameter agar tidak terjadi benturan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ada salah satu masyarakat yang belum menerima, memakai pakaian pendek masuk ke masjid.

Selanjutnya, orang tersebut, diamankan polisi.

Tujuannya agar tidak diserang oleh kelompok yang pro.

"Tetapi framing di luar, menggambarkan kita menyerbu masjid, tidak ada itu," ujarnya.

Terkait informasi yang menyebut anggota polisi melakukan penculikan warga, Kapolda Jateng menegaskan itu tidak benar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved