Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Ternyata Inilah Alasannya

Bukan tanpa alasan, ternyata ada sejarahnya kenapa cokelat identik dengan Hari Valentine.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
moneyinc.com
Ilustrasi cokelat yang identik dengan Hari Valentine. 

TRIBUNSOLO.COM - Kamis, 14 Februari 2022 akan dirayakan sebagai Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.

Perayaan Hari Valentine cukup populer di dunia, termasuk Indonesia.

Hari Valentine biasanya digunakan untuk mengungkapkan kasih sayang.

Nah, sebagai pelengkap ungkapan kasih sayang, biasanya beberapa orang akan memberikan cokelat sebagai hadiah.

Bukan tanpa alasan, ternyata ada sejarahnya kenapa cokelat identik dengan Hari Valentine.

Baca juga: 20 Ucapan Hari Valentine Romantis untuk Pacar, Teman, atau Keluarga, Cocok Buat Status di Medsos

Baca juga: Cerita Shyalimar Malik Terima Hadiah Valentine Senilai Rp 2,5 Miliar, Mercy Baru hingga Uang Dolar

Umumnya, bersama bunga, cokelat menjadi kado yang sering diberikan oleh pasangan ketika perayaan Hari Valentine.

Namun tahukah kamu ternyata perayaan Valentine mulanya tidak identik dengan cokelat?

Simak sejarah Hari Valentine berikut ini.

Ilustrasi Hari Valentine 2022
Ilustrasi Hari Valentine 2022 (popsugar.com)

Mengapa Hari Valentine identik dengan cokelat?

Seperti diberitakan Kompas.com (14/2/2021) yang melansir Smithsonian Magazine dan History.com, cokelat merupakan simbol kasih sayang, kenyamanan, dan sensualitas.

Di zaman dahulu, cokelat dianggap sebagai barang mewah yang hanya diperuntukkan bagi suku elit, yakni suku Maya dan suku Aztec.

Seiring perkembangan waktu, cokelat kemudian menyebar ke daratan Eropa sekitar tahun 1600-an. Namun saat itu, cokelat belum menjadi hal yang diidentikkan dengan perayaan Hari Valentine.

Kemudian di tahun 1840-an, Valentine diusulkan menjadi hari libur di sebagian besar wilayah Eropa. Untuk merayakan Valentine, seseorang biasanya akan memberikan hadiah ke pasangannya.

Keterkaitan cokelat dengan Valentine itu sendiri tidak lepas dari sosok yang bernama Richard Cadbury, seorang keturunan keluarga produsen cokelat asal Inggris.

Untuk meningkatkan penjualannya, Cadbury melakukan inovasi pada produk cokelat yang dijual. Ia pun menambahkan mentega pada biji kakao untuk menghasilkan rasa cokelat yang lebih enak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved