Viral

Viral Tarif Derek di Jalan Tol Jagorawi Rp 1 Juta, PT Jasa Marga Minta Maaf dan Bakal Pecat Petugas

Viral pengguna jalan di Tol Jagorawi dimintai tarif derek sampai Rp 1 juta saat mobilnya mogok.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
_@dikakush
Viral soal petugas derek resmi di Tol Jagorawi di media sosial yang tembak harga sampai Rp 1 juta kepada pelanggannya. 

TRIBUNSOLO.COM - Viral di media sosial petugas derek resmi di Tol Jagorawi setelah menembak tarif derek sampai Rp 1 juta kepada pelanggannya.

Peristiwa tersebut diketahui setelah diunggah akun Twitter @dikakush.

Akun tersebut menceritakan saat mobilnya mogok di tol.

Kemudian, ada jasa derek resmi yang menembak harga sampai Rp 1 juta.

Baca juga: Viral Tentara Rusia Dijamu Teh & Kue oleh Warga Ukraina, Tangisnya Pecah saat Telepon Ibu di Kampung

Baca juga: Viral Hari Greges Nasional, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini Bila Merasakan Gejala Masuk Angin

Dalam postingan tersebut juga diunggah foto tarif resmi Jalan Tol Cabang Jakarta - Bogor - Ciawi (Jagorawi).

Dilansir dari Tribunbogor, PT Jasa Marga (Persero) Tbk buka suara.

Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan tersebut.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan bahwa Jasa Marga bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku service provider untuk Jalan Tol Jagorawi telah menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa derek di ruas jalan tol tersebut.

"Kami juga tidak mentolerir tindakan petugas derek yang terlibat," kata Dwimawan Heru dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (3/3/2022) via Tribunbogor.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya juga meminta kepada penyedia jasa derek terkait itu untuk memecat karyawan yang viral karena tembak harga tersebut.

Menurut Heru, pemecatan sudah disanggupi untuk dilakukan oleh penyedia jasa derek.

"Kami meminta penyedia jasa derek untuk memberikan sanksi tegas kepada karyawannya tersebut berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang saat ini telah dipenuhi oleh penyedia jasa derek," sambungnya.

Sementara itu, ia menjelaskan bahwa untuk kendaraan golongan I, tarif yang dikenakan kepada pengguna jalan yang diantar sesuai dengan tujuannya adalah tarif awal penderekan sebesar Rp100 ribu dan tarif selanjutnya adalah Rp8 ribu per kilometer.

Sedangkan untuk kendaraan non golongan I, akan dikenakan tarif awal penderekan adalah sebesar Rp 135 ribu dan tarif selanjutnya adalah Rp 10 ribu per kilometer.

"Perhitungan tarif per kilometer ini dihitung dari sejak akses keluar jalan tol terdekat. Sebagai bentuk transparansi, setiap kendaraan derek telah dilengkapi dengan informasi tarif derek ini, sehingga pengguna jalan juga dapat melakukan kroscek tarif yang berlaku untuk layanan penderekan," jelasnya.

Baca juga: Viral Hari Greges Nasional, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini Bila Merasakan Gejala Masuk Angin

Terakhir, Heru menyebut pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada petugas pelayanan di ruas jalan tol agar kejadian yang sama tidak terulang termasuk akan memperketat pengawasan.

(*)

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved