Cara Mengurus Uang Pensiun PNS yang Meninggal Dunia, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Cara Mengurus Uang Pensiun PNS yang Meninggal Dunia, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
Tribunnews
Ilustrasi Uang Pensiun PNS. 

TRIBUNSOLO.COM -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah meninggal dunia masih berhak mendapatkan uang pensiun,

Sedangkan, uang pensiunan tersebut dapat diambil oleh ahli waris tiap bulan.

Untuk ahli waris yang dimaksud adalah janda/duda/yatim-piatu.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Perceraian Tanpa Pengacara, Wajib Bawa Buku Nikah Asli

Baca juga: Cara Mengurus Surat Pindah Datang dan Pindah Domisili, Siapkan Fotokopi KTP dan Berkas KK

Berikut ini dokumen untuk mengurus uang pensiun dari PNS yang meninggal dunia:

Untuk janda/duda, dokumen yang diperlukan untuk mengurus gaji pensiun PNS yang meninggal dunia:

  • Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP)
  • Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan serendah-rendahnya oleh lurah/kepala desa.
  • Surat asli dan tembusan SK Pensiun berpas foto
  • Tiga lembar pas foto ukuran 3x4
  • Fotokopi pemohon atau ahli waris
  • Fotokopi surat nikah yang dilegalisir lurah/kepala KUA
  • Surat keterangan ahli waris yang disahkan lurah/kepala desa

Untuk anak yatim/yatim-piatu, dokumen yang diperlukan untuk mengurus gaji pensiun PNS yang meninggal dunia:

  • Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP)
  • Surat asli dan tembusan SK Pensiun yatim/yatim-piatu
  • Surat Keterangan Belum Bekerja dan belum menikah bagi anak yang berusia 21 tahun dari kepala desa/lurah (asli)
  • Surat Keterangan Perwalian bagi anak berusia di bawah 18 tahun dengan ketentuan: apabila wali tersebut ayah/ibu/kakak kandung, maka surat perwalian cukup dari kepala desa/lurah.
  • Fotokopi KTP pemohon atau ahli waris
  • Tiga lembar pas foto pemohon ukuran 3x4
  • Khusus bagi anak yatim/yatim-piatu TNI yang berusia 21-25 harus melampirkan Surat Keterangan Sekolah/Kuliah (asli)
  • Semua dokumen tersebut diserahkan ke PT. Taspen (Persero) untuk diproses.  (*)
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved