Berita Persis Solo
Keok di Tangan Cursed Moon, Roaster Persis Esports Dewa : Malam-malam Kutukan
Roaster Persis Esports, Dewa Fabian angkat suara setelah skuad milik Persis Solo tersebut kalah atas Cursed Moon.
Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
Itu terjadi saat Persis Esports ketahuan melakukan farming di area Baron Nashor.
Mereka bahkan harus merelakan buff Hand of Baron jatuh ke tangan Cursed Moon.
Tak sampai di situ, Persis Esports juga dibikin kalang kabut dengan serangan 'kejutan' Cursed Moon.
Tiga champions mereka berhasil di-take down. Tinggal menyisakan Henry dan Hide untuk menahan laju Cursed Moon sampai ke base.
Itu tidak cukup. Base pun harus jebol dan Persis Esports pun harus mengakui keunggulan Cursed Moon.
User Techmaturgy mengatakan Persis Esports telah bermain dengan bagus dalam match tersebut.
Namun, kehadiran 'secret' weapon yang dipunyai Cursed Moon menjadi pembeda dalam match tersebut.
"Mainnya bagus. Cuma kemarin saya sudah bilang, saya bakal kasih lihat secret weapon (di match kali ini)," terangnya dilansir dari akun Youtube Wild Rift Esports Indonesia.
Di satu sisi, Persis Esports yang tidak melakukan respect ban terhadap Orianna bisa menjadi salah satu faktor kekalahan mereka.
Techmaturgy menjadi salah satu pilot Orianna yang disegani dalam reguler season ini.
"Kelebihan mungkin bukan gimana-gimana. Tapi kalau aku secara pribadi tidak ada kelebihan. Karena Sholeh gak respect (ban), itu dia," ujar dia.
Tumbang di tangan Cursed Moon menjadi kekalahan ketiga Persis Esport dan membuat mereka gagal memepet Echo Fortuis di puncak klasemen.
Di satu sisi, Cursed Moon berhasil melakukan revans setelah dikalahkan Persis Esports 2 - 0 di pertemuan pertama.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Skuad-League-of-Legends-milik-Persis-Solo.jpg)