Viral

Viral Polisi Disebut Jebak Seorang Remaja di Binjai & Lepaskan Pemberi Narkoba, Ini Kata Kapolres

Kepala Polisi Resor Binjai AKBP Ferio membantah anggotanya sengaja menjebak seorang pemuda.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Instagram @Medantau.id
Polisi Disebut Jebak Seorang Remaja di Binjai 

TRIBUNSOLO.COM - Video yang memperlihatkan dua anggota polisi berpakaian preman menangkap diduga seorang pengguna narkoba viral di media sosial.

Aksi mereka terekam kamera CCTV dan videonya beredar.

Diketahui, peristiwa terjadi si sebuah warung internet di Binjai, Sumatera Utara.

Baca juga: Viral Fuji Dihujat gara-gara Main TikTok di Tanah Suci, Putra Siregar Turun Tangan Beri Klarifikasi

Dalam video tampak pria berkaus biru memberikan bungkusan yang kemudian diambil oleh pria berkaus hitam.

Setelah itu, dua pria diketahui anggota polisi datang dengan sepeda motor langsung menangkap pria berkaus hitam.

Namun, pria berkaus biru terlihat dengan tenang menghidupkan sepeda motor yang persis berada di samping dua anggota polisi, lalu pergi meninggalkan keduanya.

Karena hal itu, netizen menilai ada yang janggal.

Dilansir dari Tribunmedan, Kepala Polisi Resor Binjai AKBP Ferio Sano buka suara.

Ia membantah soal anggotanya sengaja menjebak pria berkaus hitam yang diketahui berinisial RN (17).

Soal alasan polisi membiarkan pria berkaus biru berinsial ET lolos, karena dua anggota Sat Res Narkoba Polres Binjai fokus hanya pada RN.

"Saat itu anggota fokus kepada RN sesuai dengan informasi. Terlebih lagi barang bukti ada padanya," kata Ferio dalam konferensi pers dikutip dari Tribunmedan, Kamis (24/3/2022).

Lebih lanjut, Ferio mengatakan setelah menangkap RN, pihaknya kemudian menangkap ET.

Meski mengaku sudah menangkap ET, pelaku tidak dihadirkan dalam konferensi.

Baca juga: Viral Kisah 2 Murid SD di Luwu Belajar di Teras Pasar, Tak Boleh Masuk Sekolah karena Belum Vaksin

Baca juga: Viral, Bersahabat Sejak SD, Dua Wanita Ini Menikah di Hari yang Sama, Berharap Hamil Barengan

Sementara itu, Ferio mengatakan, RN mengakui sebagai pecandu narkoba.

"Dari pemeriksaan, tersangka (RN) mengakui pernah direhab terkait sabu, mengakui masih konsumsi narkoba jenis ganja, sabu, dan ekstasi. Tersangka juga mengakui bahwa barang tersebut diterimanya dari ET. Mereka janji akan gunakan barang tersebut di tempat RN," jelasnya.

(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved