Ramadan 2022

Tetap Makan Sahur Meski Sudah Imsak, Puasa Menjadi Batal?

Makan dan minum mulai dilarang saat waktu salat subuh telah masuk. Sedangkan imsak berarti menahan, seperti menahan diri dari hal yang dilarang agama.

Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Ramadan Mubarak 

TRIBUNSOLO.COM - Umat Islam di seluruh dunia telah mulai menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.

Puasa berarti menahan diri untuk tak makan dan minum dari terbit fajar hingga matahari terbenam.

Umat Islam dianjurkan untuk sahur, makan dan minum sebelum memulai berpuasa.

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Subuh dan Nazilah saat Salat Subuh, Lengkap ada Lafal Latin, Arti, dan Tata Caranya

Di Indonesia, lazim ada pengingat masuknya waktu imsak yang disampaikan beberapa menit sebelum azan subuh berkumandang.

Banyak orang menganggap bahwa makan dan minum saat sahur harus dihentikan ketika waktu imsak telah tiba.

Namun, apabila seseorang masih makan setelah waktu imsak, apakah puasanya menjadi gugur atau batal?

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyatakan imsak adalah waktu 10 menit sebelum azan subuh dikumandangkan.

Imsak dibuat dalam rentang waktu tersebut dengan maksud agar umat Islam yang akan berpuasa berhati-hati dan menjaga sesuatu yang bisa membatalkan puasa seperti makan atau minum.

Baca juga: Keutamaan dan Ganjaran Salat Tarawih Malam Kedua Ramadan: Diampuni Dosanya dan Kedua Orangtuanya

Jadwal Imsakiyah di Sukoharjo
Jadwal Imsakiyah di Sukoharjo (TRIBUN KALTIM)

Sementara itu pada April 2021 silam, Anwar menjelaskan, makan dan minum mulai dilarang saat waktu salat subuh telah masuk.

"Oleh karena itu, supaya puasa kita tidak rusak, kita harus berhati-hati. Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu salat subuh tiba, kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar.

Anwar melanjutkan, imsak berarti menahan, seperti menahan diri dari hal yang dilarang agama ketika berpuasa seperti makan atau minum.

"Jadi waktu imsak artinya waktu di mana kita mulai menahan diri untuk tidak makan dan minum," lanjutnya.

Terkait seseorang yang masih makan atau minum setelah imsak, Anwar mengatakan tak apa-apa, asal jangan sampai lewat hingga masuknya waktu subuh.

Baca juga: Ada Tradisi Pacenan Jelang Detik-detik Ramadan, Bikin Kue Apem yang Dijual di Pasar Sragen Ludes

"Iya. Di masa imsak boleh (makan) tapi hati-hati jangan kebablasan sehingga waktu subuh sudah masuk," ujarnya.

"Oleh karena itu, adanya teriakan-teriakan imsak melalui loudspeaker atau sirine supaya kita sudah bersiap-siap untuk berpuasa karena beberapa menit lagi waktu subuh sudah akan tiba," tuturnya.

Lantas bagaimana jika masih ada makanan di mulut atau dikunyah ketika sudah terdengar azan subuh?

Anwar menyatakan hal tersebut tak boleh dan harus dihentikan. Pasalnya, saat azan subuh berkumandang, puasa sudah dimulai sehingga makan atau minum sudah tak boleh dilakukan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved