Lebaran 2026

Terbuka Untuk Umum, Observatorium Assalaam Adakan Pemantauan Hilal Kamis 19 Maret, Mulai Jam 17.00

Adapun usia bulan tercatat 29 hari 9 jam 22 menit 15 detik, dengan jarak sudut antara bulan dan matahari sebesar 5,55 derajat.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com / Andreas Chris
ILUSTRASI - Pantauan hilal yang dilakukan di Pusat Astronomi Pondok Pesantren Assalam Sukoharjo untuk menentukan 1 Ramadhan 1445 Hijriah, Minggu (10/3/2024). 

Ringkasan Berita:
  • Observatorium Assalaam Sukoharjo akan menggelar rukyat hilal awal Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 17.00–18.30 WIB dan terbuka untuk umum.
 
  • Data hisab menunjukkan hilal setinggi 2,38 derajat dengan elongasi 5,55 derajat, sehingga belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.
 
  • Awal Syawal diperkirakan Sabtu, 21 Maret 2026, keputusan final menunggu sidang isbat pemerintah.

 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Observatorium Assalaam di Kompleks Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, akan menyelenggarakan kegiatan pemantauan hilal pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk menentukan awal bulan Syawal 1447 Hijriah.

Kepala Pusat Astronomi Assalaam, AR Sugeng Riyadi, mengatakan bahwa proses rukyat hilal akan berlangsung pada sore hari menjelang matahari terbenam.

Baca juga: Ponpes Assalaam Sukoharjo Resmikan Gedung Baru Asrama Putri dan Kolam Renang

“Pemantauan dilakukan mulai pukul 17.00 hingga 18.30 WIB,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Anjungan Astronomi Assalaam Observatory dan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin turut menyaksikan proses pengamatan hilal.

“Rukyat hilal kali ini terbuka untuk umum,” tambahnya.

Hasil Hisab Awal Syawal 1447 H

Berdasarkan data hisab, konjungsi atau ijtimak bulan dan matahari terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08:26:02 WIB.

Pada hari yang sama, matahari terbenam pada pukul 17:48:17 WIB di arah 269,43 derajat.

Sementara itu, hilal diperkirakan terbenam pada pukul 17:57:38 WIB di arah 273,7 derajat, dengan ketinggian bulan saat matahari terbenam mencapai 2,38 derajat di arah 273,95 derajat.

Adapun usia bulan tercatat 29 hari 9 jam 22 menit 15 detik, dengan jarak sudut antara bulan dan matahari sebesar 5,55 derajat.

Mengacu pada kriteria Neo-Visibilitas Hilal yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), awal Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Meski demikian, kepastian awal Syawal tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah pada hari yang sama.

“Keputusan resmi menunggu pengumuman Menteri Agama RI dalam sidang Isbat pada 19 Maret 2026 petang,” pungkasnya.

Baca juga: Menilik Proses Pembuatan Semprongan di Desa Sidowayah Klaten, Jadi Satu-satunya di Desa

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved