Viral
Penyesalan Pria di Probolinggo yang Tembak Karyawannya Hingga Tewas: Saya Tak Ada Niatan
Insiden penembakan bos tempak karyawan di Probolinggo sempat menghebohkan masyarakat.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Insiden penembakan bos tempak karyawan di Probolinggo sempat menghebohkan masyarakat.
Kejadian ini terjadi di area persawahan di Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Probolinggo, pada pukul 12.45 Wib, Kamis (7/4/2022) lalu.
Baca juga: Potret Warga Rela Antre Habiskan Malam Minggu untuk Vaksinasi di Alun-alun Klaten
Dalam kejadian ini Idham Kholik (30) tewas oleh bosnya sendiri Daud Patriono Imanuel (52).
Insiden ini bermula saat korban hendak memasang kardus untuk sasaran menembak tersangka.
Jaraknya korban dan tersangka lebih kurang 60 meter.
Tiba-tiba, senapan angin jenis PCP dengan kaliber 4,5 milimeter di tangan Daud meletus dan pelurunya mengenai korban.
Idham sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun nyawa warga Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo itu tidak tertolong.
Dalam insiden itu Daud dikenakan Pasal 359 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun.
"Bila ada unsur kesengajaan akan dikaitkan dengan pasal lainnya. Kini, masih kami dalami lebih lanjut untuk penyebab kematian dan adakah unsur sengaja atau tidak," jelasnya.
Baca juga: Polisi Datang, Puluhan Pemuda yang Akan Balap Liar di Banyudono Kocar-kacir, Tapi 19 Orang Diamankan

Pengakuan pelaku
Tragedi seorang bos peternakan ayam diduga tak sengaja menembak karyawannya di Probolinggo, Jawa Timur, berujung urusan polisi.
Pemilik peternakan ayam tersebut, Daud Patriono Imanuel (52), warga Desa Sumbersari, Jember, itu telah ditetapkan tersangka.
"Daud sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung diamankan ke Mapolres Probolinggo," kata Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/4/2022).
Daud pun mengaku menyesal terkait insiden yang menewaskan Idham Kholik (30), karyawan kepercayaannya itu.