Mimpi Basah di Siang Hari Saat Ramadan, Apakah Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya

Mimpi Basah di Siang Hari Saat Ramadan, Apakah Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
FinePillow
Cowok tidur 

TRIBUNSOLO.COM - Saat tidur siang di bulan ramadan, secara tak sadar beberapa orang mengalami mimpi basah.

Apakah hal tersebut membatalkan puasa?

Ada beberapa hal bisa membuat batal puasa saat Ramadan.

Butuh pemahaman lebih untuk memaknai hal tersebut, sehingga momen Ramadan 2022 dapat dijalani dengan baik.

Termasuk pula dengan pemahaman soal air mani seseorang yang keluar pada saat menjalankan puasa.

Baca juga: Kapan Batas Waktu Wanita Harus Mandi Wajib Saat Puasa Ramadan? Berikut Penjelasan Ulama

Baca juga: Bacaan Surat Yasin Ayat 1-83, Lengkap dengan Doa Tahlil, Menambah Pahala Saat Ramadan

Hal tersebut membatalkan puasa apabila dilalui dengan proses persenggamaan atau hubungan seksual atau usaha sendiri (masturbasi).

Kedua hal tersebut apabila dilakukan saat siang hari di bulan Ramadan tentu akan membatalkan puasa.

Namun bagaimana hukumnya apabila seseorang keluar air mani saat mimpi basah pada siang hari? Apakah puasanya batal?

Akademisi UIN Raden Mas Said Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I, memberikan penjelasan mengenai hal itu.

Hal tersebut disampaikan Tsalis Muttaqin dalam video Tribunnews berjudul TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa?.

Ia menjelaskan, mimpi basah tidak membatalkan puasa seseorang, lantaran terjadi di luar kesengajaan manusia.
 
"Tentang mimpi basah ini, ulama-ulama fikih berpendapat bahwa mimpi basah itu, mimpi itu 'kan diluar kesengajaan manusia."

Baca juga: Bacaan Doa Salat Tahajud, Lengkap dengan Tata Cara dan Waktu Pelaksanaannya

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Solo Hari Ini Jumat 15 April 2022, Jam Berapa Adzan Magrib?

"Ketika mimpi terjadi di luar kesengajaan manusia, ketika seseorang misalnya setelah Subuh terus siang hari, ketika berpuasa ternyata dia mimpi melakukan sesuatu yang menimbulkan dia keluar spermanya atau air maninya, maka dia tidak batal puasanya," jelas Tsalis Muttaqin.

Namun setelah mengalami mimpi harus mandi besar atau mandi junub.

"Dia tidak batal puasanya, tetapi ketika dia harus mandi besar, dia harus hati-hati betul."

"Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh, yang itu justru membatalkan puasanya. Itu justru yang terpenting," kata dia.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved