Rukun dan Bacaan Niat Itikaf, Inilah 9 Hal yang Dapat Membatalkannya

Rukun dan Bacaan Niat Itikaf, Inilah 9 Hal yang Dapat Membatalkan Itikaf

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi Umat muslim membaca AlQuran saat Itikaf di masjid. 

I’tikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu masjid dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya.

I’tikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan sebagaimana penuturan Abdullah bin Umar RA,

Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan ramadan. (HR. Muttafaq ‘alaih)

Di masa pandemi Covid19 ini, kemungkinan sebagian umat Islam tidak dapat beri’tikaf di masjid, akan tetapi seluruh aktivitas i’tikaf dapat dilakukan di rumah.

Jika ingin tetap melakukan i’tikaf secara individu di masjid, maka hendaklah dilakukan dengan memenui protokol kesehatan seperti berbadan sehat, membawa sajadah sendiri, memakai masker, berwudhu kembali di masjid, dan tidak bersalaman.

Rukun Itikaf

- Niat

- Berdiam diri di masjid sekurang-kurangnya selama tumaninah shalat

- Masjid

- Orang yang beri’tikaf

Syarat orang yang beri’tikaf adalah beragama Islam, berakal sehat dan bebas dari hadas besar.

Artinya, tidak sah I’tikaf dilakukan oleh orang yang tidak memenuhi syarat tersebut.

Baca juga: Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar Saat Akhir Ramadan, Berikut 5 Amalan yang Bisa Dilakukan

Baca juga: Inilah Bacaan Salat Subuh dan Doa Qunut, Inilah Tata Cara dan Doanya

Bacaan Niat Itikaf

Itikaf dibagi menjadi tiga macam:

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved