Berikut Rukun dan Bacaan Niat Saat Itikaf, Lengkap dengan Artinya

Hukum awal beritikaf sebenarnya sunnah, tapi bisa menjadi wajib apabila dinazarkan. Berikut Rukun dan Bacaan Niat.

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi Salat Tahajud untuk Dapatkan Lailatul Qadar. 

TRIBUNSOLO.COM - Umat Islam kini memanfaatkan 10 hari terakhir di bulan Ramadan 2022 untuk beritikaf.

Itikaf tersebut biasanya dilakukan di masjid.

Hukum awal beritikaf sebenarnya sunnah, tapi bisa menjadi wajib apabila dinazarkan.

Kemudian, hukumnya bisa menjadi haram bila dilakukan oleh seorang istri atau hamba sahaya tanpa izin, dan menjadi makruh bila dilakukan oleh perempuan yang bertingkah dan mengundang fitnah meski disertai izin.

Baca juga: Bacaan Lengkap Surat Yasin Ayat 1-83 dengan Doa Tahlil, Tambah Pahala di Bulan Ramadan

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Nazilah saat Salat Subuh, Meminta Perlindungan dari Marabahaya

I’tikaf dapat dilakukan setiap saat, termasuk pada waktu-waktu yang diharamkan shalat.

Khususnya di bulan Ramadhan, I’tikaf lebih dianjurkan, terutama di sepuluh malam terakhir.

Keutamaannya pun sangat besar, terlebih menjadi bagian dari upaya meraih keutamaan Lailatul Qadar.

Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW bahkan menyatakan bahwa i’tikaf di sepuluh malam terakhir bagaikan beri’tikaf bersama beliau.

مَنِ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَعْتَكِفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ

Artinya, “Siapa yang ingin beri’tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir,” (HR Ibnu Hibban).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved