Berita Karanganyar Terbaru
Harga Daging Ayam Broiler di Karanganyar Meroket, Capai Rp 42 Ribu per Kg
Kenaikan harga bahan pangan pokok sepekan menjelang Idul Fitri 1443 H makin terasa. Lonjakan harga yang paling terasa yaitu harga daging ayam broiler.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kenaikan harga bahan pangan pokok sepekan menjelang Idul Fitri 1443 H makin terasa.
Lonjakan harga yang paling terasa yaitu harga daging ayam broiler.
Berdasarkan informasi yang didapat TribunSolo.com dari Tim sidak Dishub, Bagian Perekonomian, Dinas Pertanian PP dan Dinas Perdagangan, harga daging ayam broiler kini mencapai Rp 42 ribu per kilogram.
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah dan Telur di Sragen Naik Tajam, Harga Sayuran Cenderung Stabil
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Pasar Legi Solo Naik: Kini Rp 42 Ribu per Kg
Harga itu dari semula Rp 32 ribu per kilogram.
Kenaikan harga daging ayam ini seragam di Pasar Nglano, Pasar Karangpandan dan Pasar Matesih.
Dari tiga pasar induk ini, harga daging ayam broiler paling murah di Pasar Matesih yakni Rp 40 ribu per kilogram.
Ngatiyem, penjual daging ayam di Pasar Nglano mengatakan, perubahan harga membuat penjualan lesu.
Baca juga: Mendekati Lebaran, Harga Daging Sapi & Ayam di Boyolali Kian Meroket : Sudah Naik Rp 10.000 Per Kg
Dari sebelumnya dapat menjual 10 kilo per hari, kini hanya 7 kilo saja.
"Banyak yang enggak jadi beli, takut mahal. Maunya kembali normal harganya. Dagangan bisa habis terjual," kata Ngatiyem, kepada TribunSolo.com, Kamis, (28/4/2022).
Sementara itu, Faturrahman salah satu petugas Dispertan PP mendapati daging sapi basah dijual di lapak Pasar Nglano.
Daging semacam ini tidak disarankan dikonsumsi karena mengandung air berlebih. Juga modus curang penjual.
Baca juga: Daftar Harga Tiket Bus dari Surabaya ke Solo 2022 untuk Mudik Lebaran, Paling Murah Rp 115 Ribu
"Kandungan air sampai 6,5. Idealnya 4. Penjual bermaksud mengkilapkan dagingnya. Sehingga dibasahi terus. Kandungan air jadi banyak. Bobotnya juga bertambah," kata Faturrahman, petugas dari Dispertan PP.
Terpisah, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Pemkab Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengatakan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dinilai masih wajar.
“Sebenarnya harga itu sudah bisa kami pantau secara online, daftar harian masuk berganti setiap hari, tinggal dibaca saja," ucap Titis.
Titis mengatakan, pada momen menjelang lebaran sampai sepekan setelahnya, harga cenderung tinggi, namun berangsur normal setelah lebaran berakhir.
Dia menuturkan, Tim sidak hadir di pasar guna memberi rasa aman dan menjawab pertanyaan masyarakat terkait semua hal.
Baca juga: Rakyat Bakal Menjerit Bila Harga Pertalite & Elpiji Kompak Naik, Ekonom Ingatkan Dampaknya ke Negara
"Namun kami sengaja datang di tengah-tengah pedagang dan masyarakat, supaya pemerintah tetap bersama mereka di berbagai situasi, silakan ungkapkan keluh kesahnya,” kata Titis.
Mengenai kenaikan harga daging ayam broiler, ia mendapatkan informasi hal itu tak melulu dipicu spekulan yang memanfaatkan momen lebaran.
Dia menuturkan tingginya harga daging ayam tersebut karena lebih pada mahalnya harga pakan ternak.
Tim sidak memastikan semua sembako tersedia.
"Meski sebagian mahal, namun tidak mengalami kelangkaan, bahkan minyak goreng curah yang dulunya mencapai Rp 20 ribu per liter, kini turun menjadi Rp15 ribu per liter," ujar Titis.
Kemudian, Kabag Perekonomian dan SDA Karanganyar, Sri Asih Handayani mengatakan, pergerakan harga sembako terpantau sistem.
Baca juga: Kapan Bantuan Subsidi Upah Rp 1 Juta Cair? Ini Penjelasan Terbaru Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan
Tiap komoditas yang mengalami kenaikan harga akan ditelusuri penyebabnya.
Dia mengaku sampai sejauh ini, masyarakat dinilai masih mampu membelinya.
“Pemerintah mengimbau agar jangan menimbun, beli secukupnya dan sewajarnya saja supaya dapat menjaga tingkat inflasi daerah,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tim-sidak-pangan-karanganyar.jpg)