Kebakaran Pasar Mebel Gilingan
Situasi Pasar Mebel Gilingan Solo Sebelum Terbakar : Sepi & Lengang, Para Pedagang Libur Lebaran
Kondisi Pasar Mebel Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo sebelum kebakaran ternyata dalam keadaan sepi.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kondisi Pasar Mebel Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo sebelum kebakaran ternyata dalam keadaan sepi.
Kondisi tersebut disampaikan salah seorang saksi mata, Anam.
"Situasi saat itu lengang, tidak ada orang," terang dia kepada TribunSolo.com, Selasa (3/5/2022).
Hal serupa disampaikan Lurah Pasar Mebel Gilingan Kota Solo, Febrianto Budi Purnomo.
Situasi Pasar Mebel Gilingan sebelum si jago merah mengamuk tergolong sepi.
Terlebih, sejumlah pedagang pasar telah menghentikan proses produksi mebel di sana sejak Minggu (1/5/2022).
Mereka memilih libur saat momen hari raya Idul Fitri atau lebaran.
"Kebanyakan sudah libur dari hari Minggu," ucap Febrianto.
"(Banyak kios) yang sudah tutup, kosong, libur lebaran," tambahnya.
Baca juga: Siap-siap Pemkot Bakal Ajak Pedagang Pasar Mebel Gilingan Solo Bertemu : Cari Solusi Tempat Relokasi
Baca juga: Kebakaran 25 Kios Pasar Mebel Gilingan Solo Jelang Renovasi, Dinas : Jangan Bicarakan Relokasi Dulu
Korban Akan Diajak Bertemu
Dinas Perdagangan Kota Solo berencana mengumpulkan para pedagang terdampak kebakaran Pasar Mebel Gilingan Kota Solo.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi menerangkan rencana pengumpulan tersebut bakal dilakukan, Rabu (4/5/2022).
"Besok, kami rencanakan koordinasi dan komunikasi dengan pelaku usaha terdampak kebakaran," terang Heru kepada TribunSolo.com.
Dinas Perdagangan Kota Solo, dituturkan Heru, rencananya akan menyiapkan lokasi khusus untuk mengumpulkan para pedagang yang terdampak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-memadamkan-kebakaran-Pasar-Mebel-Gilingan.jpg)