Piala Thomas dan Uber 2022

Final Thomas Cup 2022, Indonesia vs India : Jonatan Christie Tumbang, Piala Thomas Berpindah Tangan

Indonesia harus puas menjadi runner up Thomas Cup 2022 setelah Jonathan Christie takluk dua set langsung melawan Kidambi Srikanth.

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
Website PBSI
Foto bersama skuat tim Thomas yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber Cup 2022. Mulai dari kiri depan ke kanan ada Jonatan Christie, Syabda Perkasa, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Fajar Alfian. barisan belakang dari kiri ke kanan ada, Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri, Mohammad Ahsan, M. Rian Ardianto, Tegar Sulistio, Shesar Hiren Rhustavito, dan Hendra Setiawan. 

TRIBUNSOLO.COM - Indonesia harus puas menjadi runner up Thomas Cup 2022 setelah Jonathan Christie takluk dua set langsung melawan Kidambi Srikanth.

Kidambi langsung tancap gas saat awal gim pertama. Tunggal putra India tersebut sampai unggul 4-0 atas Jonatan.

Meski demikian, Jonatan mampu menambah 2 poin lewat kesalahan Kidambi hingga skor 4-2.

Kidambi nampaknya tidak mau Jonatan mendapatkan momentumnya.

Smash yang dikirimkan dan kesalahan Jonatan menambah 4 poin bagi Kidambi dan membuat skor menjadi 8-2.

Jonatan coba bangkit dengan mengirimkan drop shot dan membuat skor menjadi 8-3.

Jonatan pun coba memaksimalkan momentum hingga membuat skor menjadi 8-8.

Jonatan dan Kidambi terlibat kejar-kejaran poin meski akhirnya Kidambi mampu menutup paruh gim pertama dengan skor 11-9.

Baca juga: Final Thomas 2022, Indonesia vs India : Kartu Kuning Renkireddy, Ahsan/Kevin Tumbang, Skor 2-0

Baca juga: Final Thomas Cup 2022 Indonesia vs India: Comeback Atas Ginting, Lakshya Sen Beri Poin Pertama India

Kidambi coba melesat setelah paruh gim pertama hingga membuat skor menjadi 15-11. Jonatan kemudian mendapat momentum untuk menyamakan skor menjadi 15-15.

Namun Kidambi lagi dan lagi mampu membalikkan momentum. Ia pun berhasil meraih 6 poin hingga menutup gim pertama dengan skor 21-15.

Kidambi tidak mengendorkan serangan di awal babak pertama. Itu berbuah manis dengan keunggulan 3-1.

Meski demikian, empat kesalahan yang dilakukannya membuat poin Jonatan bertambah dan membuat skor menjadi 5-3.

Kidambi merespon itu dan berhasil menempatkan kok dengan baik depan net. Itu membuat skor menjadi 5-4.

Setelah itu, kejar-kejar poin terjadi hingga skor 7-7. Penempatan kok dan pengembalian yang kurang sempurna Jonatan membuat Kidambi unggul 10-7.

Jonathan sempat menambah satu poin namun itu tak cukup dengan Kidambi menutup paruh gim kedua dengan skor 11-8.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved