Berita Solo Terbaru

Senangnya Gibran Solo Technopark Dilibatkan dalam Program Investasi dari Pusat 

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan bakal bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

TribunSolo.com / Vincentius Jyestha
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan bakal bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Meski kawasan industri yang menjadi fokus investasi berada di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Bahlil menegaskan pelatihan tenaga kerja bakal berpusat di Solo Techno Park (STP). 

"Kita akan bekerja sama dengan Pak Wali Kota Solo (Gibran Rakabuming Raka, -red) mengedepankan Solo Techno Park," kata Bahlil, dalam acara Road to G20 : Investment Forum 'Mendorong Percepatan Investasi Berkelanjutan dan Inklusif' di Alila Hotel Solo, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Islamic Center Solo Tak Jadi Dibangun di Lahan 3,9 Hektare, Pindah ke Kompleks Solo Technopark

Baca juga: Update Covid-19 Sragen Jelang Akhir Tahun : Ada 12 Kasus, Penghuni Isolasi Technopark Hanya 3 Orang

Bahlil mengharapkan keberadaan STP menjadi instrumen penting dalam membina tenaga kerja.

Dengan demikian, dikatakan Bahlil UMKM di Tanah Air akan bisa terus berkembang. Selain itu, pemerataan juga bakal terjadi. 

"Ini yang kami inginkan, ada investasi masuk dan kolaborasi dengan daerah sehingga bisa menjadi kawasan terintegrasi. Begitu juga pertumbuhan dan pemerataan bisa kita lakukan," katanya.

Sejalan dengan itu, Gibran menyambut baik pelibatan STP terkait program investasi dari pemerintah pusat. 

"Kita senang sekali Solo Techno Park dilibatkan. Meski pabrik-pabriknya bukan di Solo kita akan dilibatkan dalam pelatihan-pelatihan SDM. Nanti semuanya akan dilakukan di Solo Techno Park," kata Gibran.

Baca juga: Super Mewah, Karantina Pemudik Nekat ke Solo Bisa di Hotel Bintang 4, Jika Ogah di Solo Technopark

Gibran sendiri mengakui STP sempat kurang berkembang selama ini. 

Meski demikian, selama satu tahun terakhir STP diklaimnya menjadi salah satu Techno Park yang paling sibuk se-Indonesia. 

"Banyak kegiatan (setahun terakhir). Pelatihan UKM dibantu Shopee, Bukalapak, ada pelatihan gaming juga, pelatihan pertambangan untuk nikel, pelatihan untuk UMKM khususnya produk herbal dari Indofarma," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved