Berita Solo Terbaru
Di SMPN 13 Surakarta Ada Ekskul English Course, Siswa Bisa Eksplore Soal Bahasa Inggris
Ekstrakulikuler (ekskul) English Course yang dibuat oleh SMPN 13 Surakarta rupanya menjadi favorit siswa selain STEAM.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan wartawan Tribunsolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ekstrakulikuler (ekskul) English Course yang dibuat oleh SMPN 13 Surakarta rupanya menjadi favorit siswa selain STEAM (Science Technology Engineering Art Mathematic).
Kepala Sekolah SMPN 13 Surakarta, Kucisti Ike Rernaningtyas Surya Putro membeberkan bahwa setiap hari Selasa, siswa akan mendapatkan pelajaran dengan bahasa bilingual.
“Di sekolah kita punya yang namanya english Day, itu diadakan setiap hari Selasa,” katanya, Senin (30/5/2021) siang.
Baca juga: Tahun Ini SMPN 13 Surakarta Mulai Program Diferensiasi, Pembelajaran Sesuai Minat dan Bakat Siswa
Baca juga: Menuju PPDB 2022, SMPN 13 Surakarta Bersiap Terima Pendaftaran Siswa Baru
Sedangkan English Course merupakan program yang dibuat sekolah agar anak bisa berbahasa Inggris dengan lancar.
“Saat ini kan, anak-anak tidak bersaing dengan teman-temannya sendiri, tapi dengan dunia global seperti itu dan dari berbagai negara,” ujarnya.
English Course tersebut merupakan semacam ekskul, di luar jam tambahan.
Diadakan khusus untuk siswa yang berminat dengan bahasa Inggris.
Sampai saat ini peminat English Course ini ternyata cukup besar.
Baca juga: Belum Bayar SPP, Siswa SMA di Gresik Tak Diizinkan Ikut Rekreasi Sekolah, Kepsek Beri Penjelasan
“Siswa yang ikut 200an lebih,” katanya.
“Karena kan siswa ada terkait dengan English Day,” katanya.
Tak hanya sekedar belajar, siswa juga mempraktekkan lewat sebuah karya.
Baca juga: Viral! Siswa SMA di Pinrang Tampar Pacarnya di Kelas, Berikut Penjelasan Pihak Sekolah
"Saat ada pelepasan kelas 9 itu, siswa yang ikut english course mementaskan pementasan lokal yakni ande-ande lumut tapi berbahasa inggris," katanya.
“Kegiatan ini digelar dengan tujuan bahwa kita berusaha untuk menyiapkan anak-anak itu nanti agar bisa beradaptasi sesuai dengan kemampuan abad 21 saat ini,” ujarnya.
SMPN 13 Surakarta saat ini mulai bersiap menjelang penerimaan siswa baru dan membuka kuota sebanyak 6 kelas dengan total 192 siswa.
SMPN yang baru saja pindah ke Gedung baru di jalan Jl. Arifin No. 17 tersebut kini membuka 4 jalur pendaftaran yakni zonasi, prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua. (*)