Mengenal Zona Attack Mode Formula E: Mirip Seperti Dalam Game, Tenaga Mobil Naik dari 200 ke 235 kW

Indonesia baru saja sukses menggelar kompetisi balap mobil bertenaga listrik paling bergengsi di dunia, Formula E, musim 2022.

YouTube: ABB Formula E
Ilustrasi zona aktivasi Attack Mode di Formula E 

TRIBUNSOLO.COM - Indonesia baru saja sukses menggelar kompetisi balap mobil bertenaga listrik paling bergengsi di dunia, Formula E, musim 2022.

Bernama resmi Jakarta E-Prix 2022, seri balap Indonesia ini digelar di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Pembalap Formula E Ini Ungkap Kecintaan dengan Jakarta : Cuacanya Sangat Nyaman

Event ini ternyata lebih dari sekadar balap mobil, Formula E menjadi "medan perang" teknologi masa depan yang ramah lingkungan.

Menggunakan mobil-mobil balap bertenaga listrik yang bebas emisi, Formula E menjadi tempat untuk beradu kecepatan, teknologi, dan strategi.

Dilansir dari laman resmi Formula E dan Enel X,  ternyata ada lima hal yang wajib diketahui tentang mobil balap Formula E.

1. Attack Mode dan Fanboost di Formula E

Mobil Formula E juga dilengkapi dengan pelindung kepala Halo, sama seperti di mobil F1. Bedanya, Halo di mobil Formula E dilengkapi dengan lampu LED bisa menyala sesuai dengan mode yang digunakan oleh si pebalap.

Pada saat balapan, seluruh pebalap memiliki satu fitur yang wajib digunakan yaitu Attack Mode. Tenaga maksimal Attack Mode adalah 235 kW yang dapat dilihat dari lampu LED di Halo yang menyala biru.

Cara menggunakan Attack Mode adalah pebalap menekan tombol khusus di setir, lalu mengarahkan mobilnya ke zona aktivasi yang berada di lintasan.

Jumlah dan durasi Attack Mode akan diumumkan satu jam sebelum balapan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved